7 Orang Terpilih sebagai Dewan Komisioner OJK, Ini Pesan Wimboh
Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2017–2022 WImboh Santoso menyambut baik terpilihnya tujuh dewan komisioner OJK periode 2022–2027 kemarin, Kamis (7/4/2022) oleh DPR RI.
Ilustrasi-Sejumlah warga yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 saat dipulangkan dari tempat karantina di Asrama Haji Surabaya./Antara-Pemkot Surabaya
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo membanggakan tingkat kasus positif Covid-19 dan rata-rata kesembuhan Covid-19 di Indonesia. Dia mengatakan kedua indikator tersebut semakin hari semakin membaik.
“Per hari ini, rata-rata kasus aktif Covid-19 di Indonesia 12,73 persen, jauh lebih baik dari rata-rata dunia yang 27,97 persen. Semakin hari semakin baik. Begitu juga rata-rata kesembuhan yang kini 84,02 persen sementara rata-rata dunia 69,62 persen,” tulis Jokowi melalui akun Twitter miliknya @jokowi, Rabu (18/11/2020).
Sebelumnya, epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan bahwa rata-rata kesembuhan bukan indikator keberhasilan penanganan Covid-19.
Menurutnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak pernah menjadikan hal tersebut sebagai capaian positif suatu negara.
Dicky menjelaskan bahwa virus Corona (Covid-19) merupakan penyakit baru yang sejauh ini diperkirakan memiliki dampak jangka panjang terhadap kesehatan orang yang terinfeksi.
“Baru sebagian yang ketahuan [dampak jangka panjang]. Sebagian ini juga temuan yang tidak menggembirakan, bahwa 50 persen ada gangguan paru, 80 persen ada gangguan jantung,” katanya kepada Bisnis beberapa waktu lalu.
Oleh karena itu, dia menyatakan prinsip yang seharusnya dianut pemerintah adalah tindakan preventif. Mencegah adalah hal terbaik yang bisa dilakukan dalam menghadapi virus yang belum diketahui seluruh dampaknya terhadap tubuh manusia.
Selain itu, mayoritas pasien Covid-19 pulih dengan sendirinya mengandalkan imun tubuh. Hal ini utamanya orang yang bergejala ringan atau tanpa gejala.
Pemerintah semestinya berpedoman kepada positivity rate atau tingkat positif orang yang dites dalam satu waktu. Hal ini merupakan indikator tingkat penularan di suatu wilayah.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, per 18 November 2020, positivity rate Indonesia berada pada level 14,0 persen. Angka ini jauh melampaui standar WHO, yakni 5 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2017–2022 WImboh Santoso menyambut baik terpilihnya tujuh dewan komisioner OJK periode 2022–2027 kemarin, Kamis (7/4/2022) oleh DPR RI.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.