Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Selasa 21 Juli 2026 di Wiladeg
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Selasa 21 Juli 2026 digelar di Balai Kalurahan Wiladeg, Karangmojo. Simak lokasi, jam layanan, dan persyaratannya.
Sistem plambing untuk menjamin kualitas air bersih. /Ist-iapmo.
Harianjogja.com, JOGJA—Sistem perpipaan saluran air pada bangunan atau disebut dengan plumbing menjadi hal penting dalam menjamin kualitas air bersih. Perlengkapan plumbing yang buruk dapat menimbulkan beragam penyakit karena kaulitas air yang tidak terjaga. Oleh karena itu sistem perpipaan yang sudah dijamin melalui Standarisasi Nasional Indonesia (SNI) menjadi penting.
Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah mengeluarkan SNI 8153:2015 tentang Sistem Plambing Pada Bangunan Gedung. Sistem plambing ini berperan untuk keamanan dan efisensi dari produk yang mereka buat dan diterapkan. Proses ini melalui banyak persyaratan yang bertujuan untuk melindungi kesehatan dan keamanan, meminimalkan risiko, dan memastikan keamanan air minum yang sehat serta sanitasi yang baik.
BACA JUGA : SANITASI PERKOTAAN : Tambahan Pasokan Air Bersih
General Manager Management System Certification and Business Development International Association of Plumbing and Mechanical Officials (IAPMO) Rista Aristiteka menjelaskan, saluran air dengan perlengkapan perpipaan yang buruk dapat menyebarkan bergama penyakit. Mulai dari diare akibat sanitasi yang tidak memadai. Selain itu kerusakan pipa dapat memicu alergi dan kerusakan pada seal penampung air pada sistem drainase juga dapat menyebarkan patogen berbahaya.
Selain dari sisi kesehatan, komponen perpipaan yang tidak standar juga menimbulkan kerugian keuangan juga mungkin terjadi akibat kerusakan properti pada bangunan dan uang terbuang untuk memperbaiki.
“Bahkan kerugian ekonomi dan dampak negatif pada lingkungan jika pasar menjadi pembuangan produk plambing yang murah dan tidak memenuhi standar, hal ini akan meningatkan ketergantungan akan air kemasan,” ungkapnya dalam rilis yang diterima Minggu (8/11/202).
BACA JUGA : Warga Ngawu Akan Dapat Fasilitas Penampungan Air Limbah
Oleh karena itu, plambing yang telah ber-SNI menjadi penting untuk menjamin produk berkualitas sehingga mampu melindungi manusia dari masalah keamanan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan hidup. Menerapkan SNI produk dan sistem ini juga berdampak pada ekonomi nasional, perbaikan kualitas lingkungan hidup dan juga dapat menggerakan sektor pariwisata dan enarik investasi.
“Standardisasi sistem plambing juga penting pada saat ini dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satu contoh adalah penyebaran wabah SARS di Hong Kong beberapa tahun lalu yang melalui penelitian oleh WHO penyebabnya adalah sistem perpipaan yang tidak memadai,” katanya.
Ia mengatakan jika melihat standar SNI 8153:2015, produk plambing tidak hanya pipa, namun seluruh produk yang dialiri air untuk kebutuhan air minum maupun air buangan. Untuk meningkatkan penerapan SNI khususnya di bidang plumbing, pihaknya siap memberikan berbagai layanan kesesuaian (sertifikasi dan pengujian) produk plumbing dan mekanis, juga edukasi dan pengembangan standar.
BACA JUGA : Warga Butuh Air, Program Pamsimas Gunungkidul
“IAPMO merupakan organisasi yang ahli dalam membuat standar, melakukan penelitian, pengembangan, dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai sistem plambing,” ujar Rista.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Selasa 21 Juli 2026 digelar di Balai Kalurahan Wiladeg, Karangmojo. Simak lokasi, jam layanan, dan persyaratannya.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY mendorong peningkatan alokasi Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi kalurahan
Pemkab Kulonprogo menerbitkan SE kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau Agustus 2026 dan mulai menyalurkan bantuan air bersih.
AliExpress terancam denda Rp11,37 triliun dari Uni Eropa akibat gagal mencegah peredaran produk ilegal dan barang tiruan di platformnya.
Pendekatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan perusahaan dinilai perlu bertransformasi dari yang sebelumnya hanya berfokus pada risiko fisik,
DPP PAN memecat Lalu Ahmad Zaini sebagai Ketua DPW PAN NTB dan kader partai pasca terjerat OTT KPK di Kabupaten Lombok Barat.