Neraca Dagang RI Defisit US$450 Juta pada Juni, Impor Lampaui Ekspor
Neraca dagang Indonesia defisit US$450 juta pada Juni 2026. BPS mencatat impor melampaui ekspor, terutama akibat defisit komoditas migas.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memberi info perkembangan situasi wabah Covi-19 di Jenewa, Swiss (24/2/2020). /Antara-Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA — Penanganan Covid-19 di Indonesia diapresiasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Salah satu bentuk apresiasi tersebut, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto diundang WHO dalam acara tinjauan intra-aksi (IAR) bersama Menkes dari tiga negara lainnya.
Sebelumnya, dalam surat undangan WHO yang ditujukan khusus kepada Terawan, tak disebutkan siapa saja menteri lainnya yang akan hadir.
Namun, menurut keterangan WHO pada 6 November 2020, ada tiga Menkes lain yang diundang, yaitu dari Afrika Selatan, Thailand, dan Uzbekistan.
Baca juga: Kasus Covid-19 DIY Kembali Pecah Rekor, Sekda: Harus Lebih Hati-Hati
Terawan bersama ketiga Menkes lainnya akan mengikuti konferensi pers tentang Covid-19 Intra-Action Review (IAR) yang akan digelar secara virtual pada hari ini, Jumat 6 November 2020.
Adapun, tujuan konferensi pers tersebut sebagai bentuk koreksi dan peningkatan respons terhadap penanganan Covid-19 baik secara nasional maupun subnasional melalui pelaksanaan tinjauan intra-tindakan untuk peningkatan respon pandemi Covid-19.
Menanggapi hal tersebut Sekjen Kemenkes Oscar Primadi mengatakan hal itu menjadi kesempatan yang baik.
Baca juga: Dulu Tempat Pembuangan Sampah, Kini Jadi Objek Wisata Lembah Sorory
Sekjen Oscar Primadi mengungkapkan apresiasi yang diberikan WHO ini tidak terlepas dari keberhasilan Indonesia di dunia kesehatan, dengan strategi respons dan praktik baik dalam penanganan Covid-19 adalah wujud kerja bersama dari seluruh elemen masyarakat.
“Tentunya ini merupakan kesempatan baik, Indonesia sudah dipandang berhasil dalam mengendalikan pandemi Covid-19 ini dan WHO secara khusus mengundang bapak Menteri Kesehatan, bersama dirjen WHO Tedros untuk sharing dan memberikan informasi bagaimana Indonesia mampu mengendalikan pandemi ini dengan baik,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Neraca dagang Indonesia defisit US$450 juta pada Juni 2026. BPS mencatat impor melampaui ekspor, terutama akibat defisit komoditas migas.
Vonis Ibrahim Arief dalam kasus korupsi Chromebook diperberat menjadi 5 tahun penjara. Ia juga dijatuhi uang pengganti Rp5 miliar.
PT Pegadaian (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) meluncurkan Program Merdeka Stunting 2026
Sebanyak 785 lansia di Kulonprogo terindikasi judol dari 3.336 penerima bansos. Dinsos membuka mekanisme sanggahan dan pemutakhiran data.
Kejagung menyita Rp401 miliar dari PT CNI terkait dugaan korupsi tata kelola nikel 2017–2020. Uang dititipkan di RPL Bank Mandiri.
Regol Ayom di sirip Malioboro menyulitkan pengguna kursi roda. Pemda DIY akan mengevaluasi desain portal agar akses difabel tetap tersedia.