Stasiun Lidah Tanah yang Dibangun 1902 Kembali Ramai Penumpang
Stasiun Lidah Tanah yang dibangun pada 1902 melayani 6.047 penumpang hingga Agustus 2026, naik 20% dari rata-rata bulanan 2025.
Seorang pekerja melakukan pemeriksaan kualitas di fasilitas pengemasan produsen vaksin China, Sinovac Biotech, yang mengembangkan vaksin untuk mengatasi Covid-19, dalam tur media yang diorganisir pemerintah di Beijing, China, 24 September 2020./Antara-Reuters\r\n
Harianjogja.com, JOGJA- Ahli Epidemiologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dr Riris Andono Ahmad berharap program vaksinasi Covid-19 yang ditargetkan dimulai dalam waktu dekat tidak membuat masyarakat lengah serta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Jadi vaksinasi ini bukan seperti jaminan bahwa dia tidak bisa terkena (infeksi Covid-19) lagi dan kemudian berperilaku berisiko lagi," kata Riris Andono saat dihubungi di Yogyakarta, Rabu (28/10/2020).
Menurut dia, setelah mendapatkan vaksin bukan berarti masyarakat dapat melupakan berbagai upaya pencegahan. Sebab, untuk benar-benar menghentikan pandemi, herd immunity atau kekebalan kelompok harus tercapai lebih dahulu.
"\'Herd immunity\' harus dicapai, sehingga vaksinasi minimal harus mencapai sekitar 70 persen dari penduduk Indonesia," kata dia.
Sembari menunggu kekebalan komunitas terbentuk, menurut dia, masyarakat yang telah memperoleh vaksin harus tetap memperketat penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Masyarakat tetap menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan) dan pemerintah menggencarkan 3T (tracing, testing, treatment).
"Apalagi belum tahu apakah vaksin itu akan memberikan proteksi penuh atau hanya parsial saja. Kemudian durasi proteksinya berapa lama, kalau lebih pendek dari waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 70 persen, \'herd immunity\' sulit dicapai," kata dia.
Meski perlu menunggu kepastian efektivitas vaksin, Riris berharap pemerintah mulai membangun pemahaman masyarakat ihwal rencana vaksinasi Covid-19 itu. Mulai dari prioritas vaksinasi, bagaimana cara mendapatkannya, serta apa yang harus dilakukan jika muncul efek samping.
"Apa yang diharapkan setelah mendapatkan vaksinasi dan apakah ada pemantauan dan sebagainya. Saya kira ini perlu disampaikan," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Stasiun Lidah Tanah yang dibangun pada 1902 melayani 6.047 penumpang hingga Agustus 2026, naik 20% dari rata-rata bulanan 2025.
Keluarga korban Kapal Virgo Transport 8 menanti kabar di Surabaya. Ada yang masih mencari anggota keluarga, ada pula yang mendapat kabar selamat.
3D printing mulai meluas di Jogja, digunakan keluarga, UMKM, mahasiswa hingga pendidikan untuk kreativitas, produksi dan pengembangan produk.
Riyanda selamat dari tenggelamnya Virgo Transport 8 setelah berpegangan tripleks selama terombang-ambing di Laut Jawa.
Kawasan industri Gunungkidul diperluas menjadi sekitar 1.500 hektare untuk menarik investasi dan perusahaan besar serta menyerap tenaga kerja.
Kontes nasional kambing Kaligesing di Kulon Progo diikuti 300 peserta. Ternak unggul disebut bernilai hingga ratusan juta rupiah.