Gerakan Kecoak Picu Gelombang Protes Besar di India
Ribuan anak muda India berdemo menuntut reformasi pendidikan. Cockroach Janta Party menjadi simbol perlawanan pasca polemik ujian NEET.
Presiden AS Donald Trump memberi isyarat saat tiba di balkon Gedung Putih di Washington D.C., AS, pada Sabtu (10/10/2020)./Bloomberg
Harianjogja.com, JAKARTA – Pasca menjalani rawat inap karena positif terjangkit Covid-19, Presiden Donald Trump akhirnya tampil di hadapan publik untuk pertama kalinya pada Sabtu (10/10/2020).
Melansir Bisnis.com dari Bloomberg, Trump muncul di balkon Gedung Putih dan menyapa pendukungnya yang berkumpul di bawahnya. Ia mengatakan bahwa virus corona akan diberantas untuk selamanya dengan kekuatan ilmu pengetahuan dan pengobatan AS.
"Terima kasih atas doanya," kata Trump dari balkon Truman Gedung Putih, seperti dikutip Bloomberg.
Trump datang dengan memakai masker dan melepasnya sebelum berbicara. Sebagian besar pendukungnya terlihat mengenakan masker, namun berdiri berdekatan tanpa menunjukkan jarak sosial.
Dalam pidatonya, Trump menyinggung sejumlah topik yang biasa ia ungkapkan, termasuk kemungkinan kecurangan pemilih. Pidato Trump berlangsung sekitar 18 menit, jauh lebih pendek dari pidato kampanye tipikal Trump.
Penampilan tersebut disebut menunjukkan bahwa presiden telah pulih dari Covid-19 dan siap untuk melanjutkan pekerjaan dan persaingan melawan calon Presiden Partai Demokrat, Joe Biden.
Namun, kemunculan trump ini tanpa dilengkapi dengan pernyataan dari tim dokternya bahwa dia telah sembuh dari virus corona. Pihak Gedung Putih pun tidak merilis pembaruan resmi mengenai kondisi kesehatan Trump sejak Kamis (8/10).
Trump diperkirakan melanjutkan jadwal perjalanan kampanye yang padat pekan ini di Florida, Pennsylvania, dan Iowa. Ajudan Trump mengatakan Presiden sangat ingin kembali ke acara publik setelah pertarungannya dengan virus corona. Terlebih, posisi trump saat ini tertinggal di belakang Biden dalam jajak pendapat.
Acara tersebut Sabtu berisiko memperdalam kekhawatiran di antara para pemilih mengenai penanganan Trump terhadap pandemi yang telah menyebabkan puluhan orang di lingkaran dalam pemerintahannya terinfeksi dan lebih dari 210.000 warga AS meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bloomberg, Bisnis.com
Ribuan anak muda India berdemo menuntut reformasi pendidikan. Cockroach Janta Party menjadi simbol perlawanan pasca polemik ujian NEET.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.