Motor Listrik Berpotensi Lebih Hemat Rp500.000 per Bulan dari Motor Konvensional
Ilectra Motor Group, entitas Grup Indika, menghitung biaya pemakaian motor listrik lebih hemat dibandingkan kovensional.
Petugas kesehatan menunjukan vaksin saat simulasi uji klinis vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KP-PEN) telah menyusun pembagian vaksin Covid-19.
Ketua KP-PEN, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa ditargetkan ada 160 juta orang yang akan dibagikan. Kebutuhan vaksinnya 320 juta-370 juta buah.
“Target diberikan kepada mereka di usia prodiktif atau 70 persen dengan usia 19 tahun-59 tahun,” katanya melalui konferensi virtual, Jumat (2/10/2020).
Airlangga menjelaskan bahwa pembagian vaksin dibagi menjadi lima tahapan. Pertama di kuartal IV/2020 dengan jumlah 36 juta buah.
Pada triwulan I/2021 sebanyak 75 juta. Lalu triwulan II 105 juta. Periode berikutnya 80 juta, dan 3 bulan terakhir pada 2021 sebanyak 80 juta.
“Kemudian beberapa hal teknis akan diselesaikan melalui peraturan presiden. Saat ini sedang disiapkan roadmap untuk pelaksanaan imunisasi tersebut,” jelasnya.
BACA JUGA: Rayakan Hari Batik, Dinas Pariwisata DIY Gelar Fashion Show di Tebing Breksi
Airlangga menuturkan bahwa selain untuk usia produktif, vaksin akan diutamakan kepada mereka yang berada di garda terdepan seperti tenaga kesehatan, dokter, perawat, tenaga medis, TNI, Polri, Satpol PP, dan juga dipertimbangkan pasien dengan komorbid.
“Ini akan melibatkan 10.134 puskesmas, 2.877 rumah sakit pemerintah baik kementerian, rumah sakit kementerian, pemerintah daerah, TNI, Polri dan swasta. Juga 49 KKP di wiayah masing-masing,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Ilectra Motor Group, entitas Grup Indika, menghitung biaya pemakaian motor listrik lebih hemat dibandingkan kovensional.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.