BNPB Fokus Karhutla di 6 Provinsi, Puluhan Helikopter Dikerahkan
BNPB memperkuat penanganan karhutla di enam provinsi dengan mengerahkan helikopter patroli, OMC, dan water bombing.
Rektor IPB, Arif Satria memegang buku yang ditulisnya dengan judul Politik Sumber Daya Alam. Arif memotret dimensi struktural dalam pengelolaan sumber daya alam di Indonesia./Novita Sari Simamora
Harianjogja.com, JAKARTA – Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arief Satria berbagi tips sembuh dari Covid-19, yakni dengan mengonsumsi ramuan herbal dan berpikiran positif.
Sempat dinyatakan positif Covid-19 beberapa hari lalu, dengan gejala sakit tenggorokan, nyeri telan dan demam, Arief kemudian sudah dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19 per Jumat (25/9/2020) dari hasil tes swab yang dilakukan dua kali dan melanjutkan isolasi mandiri di rumah.
Arief mengatakan, dia mengandalkan pengobatan herbal dan berpikiran positif selama menerima perawatan.
“Saya melihat Covid-19 ini kan soal iman dan imun. Jadi kalau Ibnu Sina mengatakan kepanikan adalah separuh dari penyakit, ketenangan adalah separuh dari obat dan separuh dari kesembuhan,” kata Arief dalam diskusi publik, Sabtu (26/9/2020).
Arief mengatakan, saat dinyatakan positif Covid-19 dia langsung mengumumkan kepada publik dengan harapan bisa mendapat banyak doa, dukungan, dan energi positif dari orang-orang, keluarga, teman, dan penyintas Covid-19 lainnya.
“Mendeclare ini penting, sehingga banyak doa dan banyak dapat semangat dari teman-teman. Banyak juga penyintas yang cerita pengalamannya, dan berbagi menurut saya hal yang luar biasa sehingga mendukung faktor optimisme,” jelasnya.
Arief juga menyebut banyak mendapatkan kiriman obat-obat herbal, mulai dari kayu putih dari Kementerian Pertanian, ramuan propolis, ekstrak manggis dan sebagainya yang disebut bisa memulihkan dalam waktu 4-5 hari.
Selama bahannya dan komposisinya aman, Arief terus mengonsumsi ramuan-ramuan tersebut.
“Kayu putih direndam air panas kemudian uapnya dihirup, kemudian disarankan banyak makan telur, minum susu, istirahat dan cek saturasi setiap hari, bisa pulih dalam 4-5 hari. Itu jadi sugesti yang baik buat saya bahwa dalam waktu 4-5 hari bisa sembuh,” ujarnya.
Selain itu, Arief juga melakukan kegiatan dan hobi yang disukai agar pikiran tetap tenang, senang dan positif.
“Istirahat di RS cukup banyak, dikontrol terus, di RS juga saya usahakan buat suasana hati gembira, tenang, banyak baca Alquran, ingat Allah itu jadi ketenangan hati. Lalu lakukan hobi kita, saya buat lagu, dengarkan lagu, murattal, mengaji, dan diingatkan wali kota [Bima Arya] agar jangan baca medsos,” ujarnya.
Sebelum dinyatakan positif Covid-19, Arief mengaku sudah terkena radang karena main bulu tangkis kemudian minum es.
Dalam kondisi kegiatan padat dan kelelahan, imunitas terganggu sehingga lebih rentan terserang virus.
Arief kemudian melakukan tes swab dan dinyatakan positif. Selanjutnya, ia melakukan perawatan dan isolasi di Rumah Sakit IMC Sentul, Bogor lantaran lebih dekat dari rumah.
Sepekan kemudian, ia dinyatakan negatif Covid-19 usai melakukan dua kali tes swab.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
BNPB memperkuat penanganan karhutla di enam provinsi dengan mengerahkan helikopter patroli, OMC, dan water bombing.
Pemkab Gunungkidul mempertajam RKPD 2028. Efisiensi pendidikan dan evaluasi data penerima bantuan sosial menjadi perhatian agar anggaran tepat sasaran.
Alwi Farhan mengalahkan Ayush Shetty 21-11, 13-21, 21-10 untuk lolos ke babak 16 besar Denmark Open 2026 di Odense, Denmark.
Eko Suwanto akan memperjuangkan kenaikan anggaran penanganan stunting di Kota Jogja pada 2027, dari Rp120 juta per kelurahan pada 2026.
UMY, UMS, dan UNDIP memadukan keahlian komunikasi dan teknologi komputer untuk mendukung komunikasi kebencanaan inklusif dan pariwisata berkelanjutan.
Meta meluncurkan Muse Wonder dan Wonder Full, model AI dengan fitur memori aktif. Simak kemampuan, harga API, dan perbedaan akses keduanya.