Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Gibran Rakabuming Raka/Antara-Aprilio Akbar
Harianjogja.com, JAKARTA--Sejumlah tokoh berupaya maju di Pilkada Solo menantang Gibran Rakabuming Raka.
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka resmi mencalonkan diri di Pilkada Kota Solo bersama pasangannya, Teguh Prakosa. Lalu, siapa saja penantang Gibran?
Diketahui, mereka yang bakal menjadi penantang Gibran di Pilkada Kota Solo berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari penjahit, ketua RW hingga cucu raja Keraton Kasunanan Surakarta. Berikut ini profil para penantang Gibran di Pilkada Kota Solo.
1. Bagyo Wahyono - FX Supardjo (Bajo)
Bagyo Wahyono-FX Suparjo (Bajo) dikabarkan telah resmi menjadi penantang Gibran di Pilkada Kota Solo tahun 2020 melalui jalur independen. Menurut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo keduanya telah mengantongi persyaratan dan dukungan mencapai 38.831 suara dari lima kecamatan di Kota Solo.
Bagyo Wahyono - FX Supardjo (Bajo) diusung oleh sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Tikus Pithi Hanata Baris.
Selain itu, Bajo yang berprofesi sebagai tukang jahit ini berharap masyarakat bisa mengawasi jalannya Pilkada Kota Solo terutama mereka yang mencalonkan diri dari jalur independen agar berjalan suportif dan elegan.
Bagyo yang merupakan Ketua RW ini mengatakan bahwa perjuangannya memperoleh dukungan untuk memenuhi persyaratan pencalonan diri sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo tidaklah mudah.
Ia menyebut telah berkeliling ke lima kecamatan dan mendatangi berbagai perkumpulan untuk meminta sedekah KTP alias dukungan dari warga setempat.
2. Putri Woelan dan Achmad Purnomo
Cucu Pakubuwono XII, Putri Woelan, mengutarakan rencananya untuk melawan Gibran di Pilkada Solo 2020. Selain itu, Putri Woelan juga mengakin siap mendampingi Achmad Purnomo sebagai calon wakil walikota (cawawali).
Putri Woelan mengaku ingin memberikan warna tersendiri dalam gelaran pesta demokrasi di Kota Solo. Selain itu, ia juga ingin menjaga demokrasi di tengah masyarakat.
Tak lupa, Putri Woelan juga meminta izin dan doa restu untuk mewujudkan keinginannya tersebut. Kini, Putri Woelan sedang disibukkan dengan koalisi politik sebagai \'modal tempur\' saat menantang Gibran.
Meski begitu, hingga kini belum ada kabar lebih lanjut tentang pencalonan dirinya sebagai penantang Gibran di Pilkada Kota Solo tahun 2020.
Nah, itulah dua pasangan yang jadi penantang Gibran Rakabuming Raka dalam Pilkada Kota Solo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.