DPR Minta Polisi Usut Tuntas Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Jaksel
DPR meminta aparat mengusut tuntas temuan 995 senjata api, narkotika, dan VCD porno di sekolah swasta Jakarta Selatan, termasuk asal-usul barang bukti.
Prabowo Subianto menyambut Megawati Soekarnoputri saat pertandingan pencak silat Asian Games 2018, Rabu (29/8/2018). /Suara.com-Ria Rizki
Harianjogja.com, BOGOR - Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan dalam acara Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra di Kompleks Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020) melalui virtual.
Dalam kesempatan itu, Megawati menyebut Prabowo Subianto sebagai sahabatnya. Ia berterima kasih karena telah diundang untuk memberikan sambutan di acara KLB Partai Gerindra. Pernyataan Megawati untuk Prabowo itupun jadi sinyal politik bahwa Gerindra dan PDIP bakal berkoalisi di Pemilu 2024.
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara sekaligus Ketua DPP Partai Gerindra, Habiburokhman tidak menampik adanya kemungkinan koalisi antara Gerindra dengan PDIP di Pemilu 2024. Namun, menurut Habiburokhman, langkah politik itu masih terlalu jauh.
"2024 masih lama, segala kemungkinan masih bisa terjadi. tapi kami sealu saling menghormati dengan PDIP," kata dikutip dari Okezone--jaringan Harianjogja.com, Minggu (9/8/2020).
Baca Juga: Epidemiolog Menilai Rapid Test Corona untuk Penumpang Pesawat Boleh Ditiadakan
Lebih lanjut, dijelaskan Habiburokhman, pernyataan Megawati yang menyebut Prabowo adalah sahabatnya merupakan hal yang biasa. Sebab, Prabowo juga sering menyebut Megawati sebagai sahabatnya.
"Sebaliknya Gerindra dan Pak Prabowo juga selalu bulang PDIP dan Bu Mega adalah sahabat. Walau pernah berkontestasi tapi persahanatan tetap terjaga. Salah satu prinsip politik kami adalah satu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak," terangnya.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Kasus Positif Mencapai 19,79 Juta Orang, Sembuh 12,7 Juta
Sementara itu, hal senada juga diungkapkan Politikus Partai Gerindra, Syarif. Kata Syarif, koalisi antara Gerindra dan PDIP terbuka lebar di 2024. Hal itu, terlihat dari koalisi antara Gerindra dan PDIP di Pilkada 2020.
"Mega Prabowo sejatinya adalah sahabat, sejak Pilpres 2009. Tentu sangat pontensial berkoalisi dalam pilkada, itu sudah dimulai di Solo dan beberapa tempat lain. Iya 2024 juga," kata Syarif dikonfirmasi terpisah.
Berita ini sudah tayang di Okezone. com dengan judul "Sambutan Mega untuk Prabowo Jadi Sinyal Koalisi PDIP-Gerindra di 2024".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
DPR meminta aparat mengusut tuntas temuan 995 senjata api, narkotika, dan VCD porno di sekolah swasta Jakarta Selatan, termasuk asal-usul barang bukti.
Syahrini resmi comeback setelah hampir tujuh tahun vakum. Ia merilis lagu Kau Yang Utama untuk Reino Barack dan putrinya, sekaligus menjanjikan hadiah menginap
Hasto Siapkan Rangkaian Hari Jadi Jogja Selama Dua Bulan, Hadirkan Program "Bule Mengajar" hingga Wisata Sungai
Hasil FP1 Moto3 Inggris: David Almansa tercepat di Silverstone, Veda Ega Pratama finis keenam di debutnya, tertinggal 0,532 detik dari pimpinan.
Banyak pengguna WhatsApp mengeluhkan akun tiba-tiba terblokir dengan status Account in Review. Simak penyebab, cara mengajukan banding, dan langkah yang harus d
Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup perkasa ke Rp17.897 per dolar AS pada Jumat (7/8/2026), menguat 26 poin meski sempat tertekan di awal perdagangan.