Mentan Bongkar Mafia Proyek hingga Benih Rp3,3 Miliar
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Ilustrasi sapi/Pixabay
Harianjogja.com, TASIKMALAYA - Seekor sapi mengamuk dan menyeruduk emak-emak yang sedang berkerumun menyaksikan proses penyembelihan sapi, Sabtu (1/8/2020). Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Cintarasa, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, KotaTasikmalaya, Jawa Barat.
Sapi mengamuk dan lepas saat akan disembelih untuk Iduladha. Sapi tersebut langsung berlari ke arah emak-emak yang sedang menonton di tepi lapangan. Beruntung emak-emak yang diseruduk itu hanya mengalami luka-luka ringan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kronologi kejadian bermula saat seekor sapi dibawa warga ke dalam lapangan untuk disembelih. Baru saja dimasukan ke dalam lapangan, sapi sudah terlihat gelisah dan berjalan ke sana ke mari meski masih terpasang tali pengikat di lehernya.
Baca Juga: Hendak Diserahkan, Sapi Sumbangan Jokowi di Kulonprogo Mengamuk
Meski sapi menolak, seorang warga terus berusaha menariknya dan akhirnya warga pun terseret oleh sapi yang mulai mengamuk hingga akhirnya lepas.
Kontan saja, kepanikan warga pun terjadi. Sejumlah warga berusaha menarik tali dan menangkap kembali sapi yang mengamuk namun tidak berhasil.
Sapi kemudian semakin liar dan akhirnya berlari menuju ke kerumunan ibu-ibu yang berada di pinggir lapangan. Tak kenal ampun, sapi pun menyeruduk sejumlah ibu-ibu yang sedang berkerumun di pinggir lapangan.
Setelah itu, sapi berlari keluar dari lapangan melalui jalan gang perkampungan. Akhirnya sapi masuk ke halaman SMA Muhamadiyah di Jalan Rumah Sakit.
Baca Juga: Stres karena Tak Laku-laku, Sapi Ngamuk dan Berlarian ke Jalan
Sejumlah warga dan panitia kurban pun terus berusaha menangkap sapi yang berkeliaran di halaman sekolah itu. Setelah belasan menit berlalu, akhirnya sapi berhasil ditangkap kembali dan disembelih oleh warga kampung.
Ketua RW 01 Harniwan mengatakan, dari lima ekor sapi yang akan disembelih, sapi mengamuk yang menyeruduk ibu-ibu inilah yang ukuran tubuhnya paling besar.
"Setelah berhasil ditangkap warga memutuskan sapi disembelih di halaman SMA Muhammadiyah. Karena tidak memungkinkan dibawa kembali ke lokasi semula di dikawatirkan kembali mengamuk. Sedangkan empat sapi lainnya disembelih di lapangan di RW 01," kata Harniwan.
Harniwan berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga dan pengalaman agar tidak terjadi kembali.
Berita ini sudah tayang di Okezone dengan judul "Sejumlah Emak-Emak Terluka Diseruduk Sapi Kurban Ngamuk".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu hanya meraih skor 61% di Rotten Tomatoes, tetapi tetap dipuji penggemar Star Wars.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.