14 Tentara Tewas Saat Latihan, Presiden Kazakhstan Copot Menteri Pertahanan
Menhan Kazakhstan Dauren Kosanov dicopot setelah 14 personel militer tewas terseret arus saat latihan di Laut Kaspia.
Ilustrasi Kapal Asing. /Myanmar Times
Harianjogja.com, NATUNA--KRI Yos Sudarso-353 sebagai kapal Markas Gugus Tempur Laut Koarmada I berhasil mengamankan dua kapal ikan Vietnam yang diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di Laut Natuna Utara, Sabtu (18/7/2020).
KRI Yos Sudarso yang sedang berpatroli pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I mendeteksi dua kapal ikan yang dicurigai kapal ikan asing. Setelah didekati, dugaan itu benar yaitu kapal ikan Vietnam yang sedang melaksanakan kegiatan penangkapan ikan ilegal di Perairan Natuna Utara kurang lebih 25 nautical mile sebelah utara dari Pulau Sekatung.
BACA JUGA : Susi Buru 7 Kapal China yang Diduga Mencuri Ikan di Laut
Dua kapal ikan Vietnam dengan nomor lambung BV 0274 TS dan BV 0887 TS tidak dapat mengelak setelah didekati KRI Yos Sudarso-353. Pasalnya, alat tangkap berupa jaring trawl yang dia miliki sedang ditebar. Hal ini merupakan bukti kuat bahwa dua kapal tersebut sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal di Perairan Indonesia.
Komandan KRI Yos Sudarso-353 Letkol Laut (P) Maman Nurrohman dalam keterangan perssnya menyatakan hal ini merupakan wujud komitmen prajurit KRI dalam mengamankan wilayah Perairan NKRI di Natuna.
"Kedua kapal ikan Vietnam dengan ABK sejumlah 10 orang WN Vietnam digelandang ke Lanal Ranai untuk menjalankan pemeriksaan lebih lanjut," kata Letkol Maman dikutip dari Sindonews.
BACA JUGA : Kapal China Masuk Laut Natuna, Susi Pudjiastuti: Kalian Mau
Sementara itu, Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Dofir telah memerintahkan agar seluruh abk kapal ikan Vietnam yang tiba di Pangkalan Angkatan Laut Ranai diperiksan kesehatannya sesuai dengan protokol penanganan Covid-19.
"Dan barang yang dibawa maupun kapal yang digunakan disterilkan dengan disemprot disinfektan dan diyakinkan ke 10 ABK tidak membawa wabah ke Natuna," kata Letkol Dofir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : inews.id
Menhan Kazakhstan Dauren Kosanov dicopot setelah 14 personel militer tewas terseret arus saat latihan di Laut Kaspia.
Industri hingga UMKM dinilai siap menyambut kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.
Polres Bungo memusnahkan sarana PETI di Sungai Batang Tebo, termasuk alat penyaring emas dan tangki minyak berkapasitas 1.000 liter.
Simak cara menyimpan makanan di kulkas agar tetap segar, higienis, dan aroma makanan tidak bercampur selama penyimpanan.
Sound horeg berkembang sebagai hiburan rakyat, tetapi juga memicu polemik keselamatan, kebisingan, dan pengawasan di lapangan.
BPJS Kesehatan menanggung pengobatan keracunan MBG, tetapi ada ketentuan jika kasus ditetapkan sebagai KLB.