Prediksi Rupiah 6 Juli 2026 Menguat ke Level Rp17.910 per Dolar AS
Prediksi rupiah 6 Juli 2026 menguat ke kisaran Rp17.910 per dolar AS. Simak sentimen global dan domestik yang memengaruhi pergerakannya.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, ABUJA- Ribuan murid di Afrika Selatan dilaporkan terinfeksi Corona.
Di Afrika Selatan, negara tempat sekolah-sekolah kembali dibuka awal Juni ini, 98 guru dan 1.800 murid terinfeksi COVID-19.
Sekolah di Provinsi Western Cape akan disemproti disinfektan pekan ini setelah ada kasus baru terkonfirmasi, menurut Menteri Pendidikan Western Cape Debbie Schafer pada Senin (15/6/2020).
Schafer mengungkapkan pembukaan sekolah tidak menyebabkan lonjakan kasus. Ia menambahkan bahwa 1.537 murid telah terinfeksi virus ketika sekolah ditutup.
Jumlah kasus COVID-19 di negara tersebut naik menjadi 70.038, dengan 1.480 korban meninggal. Sementara itu, lebih dari 38.500 pasien lainnya dinyatakan sembuh.
Afrika Selatan memiliki jumlah kasus tertinggi di benua tersebut sekaligus menjadi negara kedua dengan kematian tertinggi COVID-19 setelah Mesir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Prediksi rupiah 6 Juli 2026 menguat ke kisaran Rp17.910 per dolar AS. Simak sentimen global dan domestik yang memengaruhi pergerakannya.
Samir Nasri ditahan polisi Prancis 10 jam terkait kasus pencucian uang jaringan narkoba "Wild Boar". Eks Arsenal & Man City dibebaskan tanpa dakwaan. Polisi sel
Toyota masih terlaris Juni 2026 (22.809 unit wholesales). BYD dan Jaecoo tembus 10 besar. Honda turun ke peringkat 9. Penjualan naik 32,9%.
Kaspersky mengungkap lebih dari 140 juta upaya phishing diblokir pada kuartal pertama 2026. Ancaman penipuan berbasis AI kini semakin sulit dideteksi.
Jumlah penumpang Trans Jogja Trayek 13 meningkat hampir 20 persen setelah rute diperpanjang hingga Stadion TGP Margoluwih, Seyegan, Sleman.
Klaster pendidikan menjadi salah satu penilaian dalam Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026. Melalui klaster ini, JBBA menegaskan