Bayi Gajah Sumatra di Tesso Nilo Diberi Nama Ganesha
Bayi gajah sumatra jantan lahir di Tesso Nilo diberi nama Ganesha. Ini merupakan anak keenam Lisa dari perkawinan dengan gajah liar.
Gedung KPK/JIBI-Abdullah Azzam
Harianjogja.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak masyarakat untuk mengawal penyaluran bantuan sosial (Bansos) dampak Covid-19. Tujuannya agar tidak ada penyimpangan dan juga tepat sasaran, salah satunya melalui aplikasi yang dibuat KPK, yakni "Jaga Bansos".
"Jadi kami memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui media RRI agar masyarakat turut mengawal bantuan sosial dalam rangka penyelamatan kesehatan, social saftery net maupun pemulihan ekonomi. Tiga hal itu, masing masing memiliki mekanisme bantuan sosial yang berbeda-beda," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, usai talk show pengenalan aplikasi Jaga Bansos di RRI Banten di Serang, Kamis (11/6/2020).
Sejauh ini, kata Ghufron, KPK menilai penyaluran bansos di Provinsi Banten sudah baik. Hal ini terungkap banyaknya warga yang secara sadar mengembalikan bantuan ketika ada masyarakat yang memang tidak berhak menerima.
"Ada beberapa kesadaran masyarakat yang perlu juga disosialisaikan bahwa ternyata ada yang menerima, padahal tidak berhak karena ekonominya masih bagus, sehingga bantuan itu dikembalikan. Ini perlu disosialisasikan agar tidak seakan-akan bansos itu ceritanya minor saja bahwa ada penyimpangan, tidak tepat sasaran dan kualitasnya tidak sesuai ketentuan,," kata Gufron.
Gufron mengatakan, yang menjadi sorotan KPK berkaitan dengan bantuan sosial tersebut, pertama tidak tepat sasaran, maksudnya subjek penerimanya. Kemudian yang ke dua kualitas barangnya yang tidak sesuai. Ia mencontohkan bantuan sosial senilai Rp300.000 dalam bentuk barang, namun barangnya tidak sesuai.
"Bahkan saat ini bansos itu berhimpitan dengan akan pilkada, banyak bansos-bansos itu tidak segera disalurkan karena nunggu stiker dan foto. Jadi itu tiga hal, tidak tepat sasaran, barang tidak sesuai ketentuan dan ditunggangi kepentingan politik," kata Gufron.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Al Muktabar mengapresiasi perhatian KPK terhadap penyaluran bansos di Provinsi Banten. Terbukti bahwa penyaluran bansos di Banten bisa diawasi tidak hanya oleh pemerintah, melainkan masyarakat umum juga bisa melakukan pengawasan melalui aplikasi yang difasilitasi KPK.
"KPK sungguh-sungguh mengawasi kita semua, sesuai tugas pokok dan fungsinya masing masing. Tapi yang cukup menggembirakan bahwa secara umum KPK menilai pelaksanaan bantuan sosial di Provinsi Banten cukup baik walau dalam segala keterbatasan," kata Al Muktabar.
Meski demikian diakui Sekda Banten, dalam situasi yang cepat dan segera, maka masih ditemukan masalah terkait data, namun bisa diubah melalui mekanisme yang berlaku.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana menambahkan, penyaluran JPS Provinsi Banten saat ini sudah terealisasi lebih dari 40 persen, tahapan penyaluran bansos dampak Covid-19 ini terus dilakukan terhadap KPM di kabupaten/kota lain.
"Yang sudah berjalan dan hampir selesai itu di Tangerang Raya dan saat ini tengah berjalan di kabupaten/kota lain di Provinsi Banten," kata Nurhana.
Nurhana mengatakan, bahwa aplikasi yang diprakarsai oleh KPK akan sangat membantu kelancaran juga akuntabilitas serta transparasi penyaluran bansos di Provinsi Banten. Apalagi Bansos Covid-19 saat ini menjadi perhatian semua pihak.
"Pada prinsipnya kami sebagai OPD penyelenggara kegiatan sosial Provinsi Banten sangat mengapresiasi inisiasi-inisiasi cerdas KPK dalam meningkatkan upaya preventif terjadinya masalah korupsi di Provinsi Banten, khususnya yang terkait dengan proses penyelenggaraan kesejahteraan sosial," kata Nurhana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bayi gajah sumatra jantan lahir di Tesso Nilo diberi nama Ganesha. Ini merupakan anak keenam Lisa dari perkawinan dengan gajah liar.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
DPR menerima surat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III menyetujui Suyudi Ario Bayu.