Kisah Darmo, Tukang Salon Sapi yang Bertahan Puluhan Tahun
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Foto Ilustrasi polisi mengumbau sejumlah remaja yang tengah menongkrong untuk segera bubar, Minggu (12/4/2020)/Istimewa-Polres Gunungkidul
Harianjogja.com, SOLO -- Tim Spesialis Antipekat Rusuh Terorisme dan Anarkisme (Sparta) Polresta Solo membubarkan belasan anak-anak muda nongkrong di kawasan Plaza Manahan. Hal itu sebagai langkah mendisiplinkan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan penularan virus corona.
Kanit Dalmas Polresta Solo Iptu Broto Tri Yulianto mewakili Kasat Sabhara Polresta Solo kepada wartawan, Rabu (10/6/2020), menyampaikan Tim Sparta menyisir beberapa lokasi pemuda nongkrong. Lokasi itu seperti di Jl Adisucipto, Jl Slamet Riyadi, dan Jl Dr Radjiman.
Hasilnya, di kawasan Plaza Manahan Solo belasan anak-anak muda nongkrong dibubarkan kepolisian. "Belasan pemuda kami imbau tidak berkerumun atau berkumpul untuk sekadar nongkrong. Hal ini sangat rawan terjadi penularan virus corona," katanya
Ia menyebut dalam temuan lapangan, mayoritas pemuda itu berasal dari luar Kota Solo. Ada yang menggunakan sepeda motor ada pula yang bersepeda. Seusai diberi pengarahan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dan menjaga jarak, para pemuda itu disuruh pulang.
Sementara itu, Kasat Binmas Polresta Solo AKP Febriyani Aer, mengatakan jajaran Binmas Polresta Solo semakin mengintensifkan berbagai upaya preventif. Upaya itu seperti sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Hal itu menyusul Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo terkait teknis pelaksanaan penanganan Covid-19.
Beberapa tempat umum seperti mal dan pasar tradisional menjadi lokasi sasaran sosialisasi Satbinmas Polresta Solo. Termasuk di antaranya anak-anak nongkrong di Plaza Manahan Solo.
"Langkah kami seputar sosialisasi serta imbauan untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan, seperti cuci tangan, pakai masker. Lalu komunikasi berjarak minimal satu meter, jangan berkumpul dengan jumlah banyak orang. Kami juga mengimbau anak-anak untuk tidak berpergian keluar rumah bila tidak mendesak," papar dia mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai.
Ia menambahkan sasaran kunjungan kepolisian untuk mendisiplinkan warga menjalankan protokol kesehatan tidak hanya warung kaki lima. Restoran pada umumnya serta lokasi tempat umum seperti terminal, stasiun, dan lokasi perbelanjaan turut jadi sasaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.