2 Warga China Dideportasi, Terjaring Razia di Kawasan Industri Kendal
Imigrasi Semarang mendeportasi dua WN China yang terjaring operasi pengawasan di KIK. Sebanyak 505 WNA diperiksa legalitasnya.
Ashanty saat wisuda. /Okezone-Sarah
Harianjogja.com, JAKARTA - Penyanyi Ashanty kembali membuka bisnis kulinernya setelah terpaksa tutup karena pembatasan aktivitas akibat pandemi virus corona (Covid-19).
Istri Anang Hermansyah itu mengaku senang karena aktivitas telah berangsur pulih. Meski demikian sejumlah adaptasi normal baru pun coba ia terapkan di toko kuenya yang berada di kawasan Pondok Indah sesuai dengan anjuran pemerintah.
"Jadi Alhamdulillah sekarang udah mulai ngantor. Udah bisa buka tapi cuma take away juga, tapi mesti jaga jarak kan ikutin protokol kesehatan," kata Ashanty saat berbincang di Jakarta, Senin (9/5/2020).
"Udah mulai ini, mulai masuk kantor, kan udah dua bulan lebih di rumah, paling keluar sekali dua kali," kata dia.
Walaupun pengunjung belum ramai seperti biasanya, namun Ashanty tetap bersyukur.
Dia mengatakan, anak-anaknya juga perlahan kembali beraktivitas di tengah adaptasi normal baru.
"Arsy dan Arsya sehat itu lagi berenang, jadi karena kita new normal mulai aktivitas, mulai kegiatan berenang. Lusa aku mau ke Sukabumi kan ngajak anak anak mau ketemu keluarga di sana," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Imigrasi Semarang mendeportasi dua WN China yang terjaring operasi pengawasan di KIK. Sebanyak 505 WNA diperiksa legalitasnya.
Apple Event 9 September digelar pukul 00.00 WIB. iPhone lipat dan iPhone 18 Pro menjadi produk yang paling dinanti.
FIFA ASEAN Cup 2026 masuk kalender FIFA Matchday sehingga Timnas Indonesia berpeluang diperkuat pemain abroad.
Tol Jogja-Bawen Seksi 6 Ambarawa-Bawen ditargetkan beroperasi November 2026 setelah memasuki tahap Uji Laik Fungsi Operasi.
Cara edit foto 80-an di ChatGPT dengan fitur 80s Flashback. Simak langkah, prompt kustom, dan tips agar hasil foto retro lebih menarik.
Bantuan pangan pemerintah meringankan beban keluarga Hayati Sahempa, warga miskin di Bailang, Manado, yang hidup dengan dapur beralas tanah.