Debut Inacraft di Jogja, Targetkan Rp8 Miliar dan 25.000 Pengunjung
Inacraft 2026 resmi digelar di JEC Yogyakarta pada 15-19 Juli dengan target 25.000 pengunjung, transaksi Rp8 miliar, dan kontrak bisnis global.
Ashanty saat wisuda. /Okezone-Sarah
Harianjogja.com, JAKARTA - Penyanyi Ashanty kembali membuka bisnis kulinernya setelah terpaksa tutup karena pembatasan aktivitas akibat pandemi virus corona (Covid-19).
Istri Anang Hermansyah itu mengaku senang karena aktivitas telah berangsur pulih. Meski demikian sejumlah adaptasi normal baru pun coba ia terapkan di toko kuenya yang berada di kawasan Pondok Indah sesuai dengan anjuran pemerintah.
"Jadi Alhamdulillah sekarang udah mulai ngantor. Udah bisa buka tapi cuma take away juga, tapi mesti jaga jarak kan ikutin protokol kesehatan," kata Ashanty saat berbincang di Jakarta, Senin (9/5/2020).
"Udah mulai ini, mulai masuk kantor, kan udah dua bulan lebih di rumah, paling keluar sekali dua kali," kata dia.
Walaupun pengunjung belum ramai seperti biasanya, namun Ashanty tetap bersyukur.
Dia mengatakan, anak-anaknya juga perlahan kembali beraktivitas di tengah adaptasi normal baru.
"Arsy dan Arsya sehat itu lagi berenang, jadi karena kita new normal mulai aktivitas, mulai kegiatan berenang. Lusa aku mau ke Sukabumi kan ngajak anak anak mau ketemu keluarga di sana," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Inacraft 2026 resmi digelar di JEC Yogyakarta pada 15-19 Juli dengan target 25.000 pengunjung, transaksi Rp8 miliar, dan kontrak bisnis global.
Mediasi gugatan PMH pengalihan CV Art Fashion di PN Bantul gagal. Sidang berlanjut ke pokok perkara, pembuktian dimulai 11 Agustus 2026.
Rupiah menguat ke Rp18.068 per dolar AS dipicu inflasi AS yang melambat dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang menurun.
Kejagung menerbitkan tiga sprindik baru usai mengambil alih penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret eks Jampidsus FA dari Polri.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Bantul menyebut, data penduduk usia sekolah tidak bisa dijadikan acuan untuk menjawab fenomena kekurangan mur
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memastikan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus diarahkan menjangkau desa-desa terpencil.