AI Masuk E-Katalog, Luhut Klaim Anggaran Bisa Hemat 30 Perse
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
Viral foto seorang perawat yang hanya mengenakan pakaian dalam di balik APD-nya.[Twitter/@newstula]
Harianjogja.com, JAKARTA--Aksi perawat Rusia mengenakan bikini saat merawat pasien Covid-19 menuai dukungan dari warganet.
Publik Rusia dihebohkan dengan beredarnya sebuah foto perawat hanya mengenakan pakaian dalam di balik APD yang tembus pandang. Perawat tersebut terlihat sedang memberika obat pada pasien di sebuah rumah sakit.
Tidak lama setelah foto tersebut viral, sosok perawat dengan bikini tersebut akhirnya terkuak. Menyadur Mirror, perawat berparas cantik tersebut diketahui memiliki nama pendek Nadia.
Perawat cantik tersebut merupakan alumni Universitas Kedokteran Negeri Ryazan. Hingga kini, Nadia yang bekerja di Rumah Sakit Klinik Regional Tula belum memberikan komentar perihal foto atau berita yang sudah beredar luas di masyarakat.
Perawat berusia 23 tahun tersebut telah mendapatkan teguran dari Kementerian Kesehatan Rusia. Kementerian Kesehatan Rusia langsung menegur sang perawat karena ia telah melanggar pedoman.
"Perawat tersebut diingatkan tentang perlunya mematuhi persyaratan sanitasi pakaian dan penampilan," kata kementerian dikutip dari Russian Today.
Sebelumnya dilaporkan dia memberi tahu bos rumah sakit bahwa dia merasakan "terlalu panas" mengenakan baju pelindungnya, dan tidak menyadari betapa transparannya pakaian itu.
Tanggapan lain justru datang dari warganet yang mendukung aksi Nadia ketika berjuang sebagai garda terdepan menangani pasien virus corona di Rusia.
"Kenapa ditegur?" tanya Albert Kuzminov, salah satu warganet yang mendukung Nadia untuk tidak diberi teguran.
"Semua orang meneriakinya, tetapi tidak ada yang memperhatikan bahwa dia berpakaian seperti ini karena panas. Mungkin kamu perlu berteriak pada manajemen ... karena tidak ada AC normal di sini." tulis warganet lain yang mendukung Nadia.
"Mengapa menghukum perawat, Anda perlu memberikan hadiah. Melihat pakaian ini, tidak ada yang mau mati." tulis Valery Kapnin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
PSS Sleman merekrut eks gelandang Persipura Markus Madjar. Pemain 21 tahun itu sudah dipantau sejak Liga 2 dan mulai berlatih bersama Super Elja.
Alfamidi kembali menyalurkan 1.500 telur untuk 50 balita di Margodadi, Sleman, sebagai bagian dari program CSR pencegahan stunting.
Pemerintah menargetkan kemiskinan nasional turun menjadi 6–6,5 persen pada 2027 dengan pertumbuhan ekonomi 6 persen.
Puan Maharani meminta polisi mengusut tuntas kericuhan demo 27 Agustus 2026 dan kematian warga di Pejompongan.
Pejabat Sleman yang gagal mencapai target kinerja bisa dikenai sanksi hingga demosi. Evaluasi mengacu pada Perbup Sleman No. 35/2026.