Wayang Kulit Semalam Suntuk, Ada Pesan Damai dan Kepedulian untuk NTT
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Wisatawan Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, SLEMAN- Fase gaya hidup baru atau new normal disambut positif pelaku wisata. Mereka siap menerapkan pola hidup baru wisatawan di tengah pandemi virus Corona dengan protokol ketat penanganan virus Covid-19.
Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) Edy Setijono mmengatakan pihaknya siap membuka kembali operasional destinasi tersebut pada Juni mendatang. Operasional baik di Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, katanya tetap menerapkan protokol Covid-19.
"Saat ini kami lakukan berbagai persiapan mulai perbaikan hingga peningkatan standar kualitas pelayanan. Kami siap menjalankan pariwisata yang bersih, sehat, dan aman bagi pengunjung," kata Edy kepada wartawan, Senin (18/5/2020).
Menurut Edy, operasional pelayanan pariwisata tersebut sesuai dengan arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). New Normal Pariwisata yang dilakukan TWC, katanya, juga mewajibkan seluruh wisatawan menggunakan masker dan menerapkan physical distancing. "Jadi yang tidak menggunakan masker kami tolak untuk masuk," tegas Edy.
Setiap wisatawan yang masuk juga dicek suhu tubuhnya. Usai dicek suhu tubuhnya, wisatawan akan diberi stiker berwarna sesuai dengan statusnya. Suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celcius, akan diberikan stiker warha hijau. Stiker kuning, untuk suhu tubuh 37,5 hingga 37,7 celcius, sedang yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat, diberikan striker warna merah.
"Ini bukan untuk membuat ketakutan, tetapi memberikan attention dan pelayanan kepada wisatawan. Mereka yang berstiker kuning akan mendapatkan pengawasan khusus. Yang berstiker merah akan diarahkan ke klinik kesehatan dan akan mendapatkan treatment," katanya.
Pihaknya juga menyediakan hand washing stations tiap 100 meter, signage dan information board protocol Covid -19, menempatkan customer service secara mobile. "Untuk mengurangi interaksi antara petugas dan wisatawan, kami menerapkan pembayaran sebagian loket ticketing secara cashless," katanya.
Edy mengatakan, operasional pelayanan tersebut tidak hanya untuk kepentingan TWC tetapi juga pada bagaimana bisa menggerakkan roda ekonomi disekitar yang sudah tidak bergerak sejak beberapa bulan terakhir. "Selama tiga bulan kami tidak beroperasi, tentu tidak ada pendapatan yang masuk. Ekonomi di sekitar yang mengandalkan pariwisata seperti UKM, travel agent, perhotelan juga tidak bergerak," katanya.
Dengan diterapkannya The New Normal Pariwisata dia berharap dapat membangun kepercayaan wisatawan sehingga dunia pariwisata dan perekonomian di kawasan sekitar destinasi kembali berputar. "Kami berharap ini dapat kembali membangkitkan perekonomian masyarakat. Tentunya dengan tetap mengikuti anjuran pemerintah menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun," kata Edy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Bendung, Semin berencana memeperluas kawasan Lumbung Mataraman dari semula 1,2 hektare menjadi 2,2 hektare untuk menyasar MBG.
Janice Tjen mengaku bersyukur kembali tampil di US Open 2026 meski langkahnya di nomor ganda putri terhenti usai kalah dari Aldila Sutjiadi.
Jaguar Land Rover akan memangkas 4.000 karyawan atau 10% tenaga kerja global akibat persaingan mobil China, tarif impor AS, dan tekanan industri otomotif global
Pieter Huistra mengevaluasi kekalahan PSS Sleman dari Bali United pada laga perdana Super League 2026/2027. Super Elja kini fokus berbenah jelang menghadapi Mad
Advokat Shri Hardjuno Wiwoho meminta standar pembuktian RUU Perampasan Aset diperjelas agar tak membebani masyarakat dan tetap menjamin kontrol pengadilan.