Kebakaran Lahan Dekat Tol Semarang-Solo, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Wisatawan memadati Pantai Kuta./Antara-Nyoman Hendra Wibowo
Harianjogja.com, DENPASAR - Destinasi pariwisata di Bali mulai dibuka secara bertahap dengan mengikuti protokol kesehatan pada Oktober 2020.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau akrab disapa Cok Ace mengatakan mulai Juni-Oktober 2020 Pemerintah Provinsi Bali akan melakukan gaining confidence yang mencakup persiapan dan revitalisasi destinasi, perencanaan program promosi serta bantuan terhadap para pelaku pariwisata.
"Sehingga pada 2021 diharapkan sektor pariwisata Indonesia bisa normal kembali," katanya dalam Rakor Persiapan Pemulihan Pariwisata, Kamis (14/5/2020).
Cok Ace menuturkan, pembukaan destinasi pariwisata disertai dengan perilaku dunia yang menuju new normal melalui program Cleanliness, Health, Safety (CHS), yakni segala kebiasaan baru yang dulunya tidak dianggap normal saat ini menjadi normal.
"Untuk itu implementasi CHS sangat tepat dilakukan sekarang," tambahnya.
Sementara itu, cleanliness atau kesehatan mencakup kebersihan objek wisata serta pintu masuk, Health atau kesehatan berupa pengecekan kesehatan para wisatawan serta safety atau keamanan yang mencakup keamanan wisatawan dan masyarakat Bali.
Ia berharap pembukaan wisata di Bali tidak dilakukan secara serentak, namun dimulai dari area Nusa Dua terlebih dahulu. Karena kawasan ITDC secara fisik sudah terisolasi dan jauh dari pemukiman dengan fasilitas yang sudah lengkap.
Selanjutnya, jika tren Covid-19 di seluruh dunia sudah mencapai 0 persen, wisata lainnya akan mulai dibuka secara bertahap di beberapa spot, seperti Tanah Lot atau Monkey Forest di Ubud. Sebagai catatan pembukaan spot tersebut tidak diikuti dengan pembukaan area di sekitarnya, untuk memaksimalkan social distancing
"Bali akan siap menerima wisatawan setelah pandemic ini. Karena sebelumnya sudah mampu bangkit dari bom Bali dan meletusnya Gunung Agung," tuturnya.
Adapun provinsi yang menjadi prioritas untuk program CHS ini adalah Bali, Yogyakarta dan Kepulauan Riau. Setelah berhasil maka akan dilanjutkan dengan provinsi-provinsi lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Jadwal KA Bandara YIA 6 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 6 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 6 September 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarif Rp8.000.
Berikut 12 mobil Jepang yang dikenal irit BBM di Indonesia, mulai dari Brio, Ayla, Sigra hingga Yaris Cross Hybrid dan Innova Zenix Hybrid.