2.681 Lowongan Kerja Dibuka di Magelang, Peluang Disabilitas Tersedia
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo, M Yusuf Chudlori memimpin doa untuk dukungan tenaga medis di RS Merah Putih, Jumat (8/5/2020) pagi. /Ist- dok Humas Pemkab Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG-- Di masa pandemi Corona, tenaga medis menjadi personel yang berhadapan langsung dengan para pasien positif Covid-19. Hal ini menjadikan profesi ini menjadi sangat rawan, apalagi mereka mengalami keterbatasan alat pelindung diri (APD).
Sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten Magelang melakukan aksi serentak untuk memberikan dukungan moral pada para tenaga medis. Aksi ini digelar di Rumah Sakit (RS) Merah Putih, Jumat (8/5/2020) pagi.
Berbagai organisasi elemen masyarakat yang turut serta yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magelang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magelang dan Fatayat NU.
Aksi dilakukan dengan penyerahan bantuan APD kepada sejumlah tenaga medis, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo, M Yusuf Chudlori. Ada pula pentas teatrikal oleh seniman Magelang. Terakhir, para relawan dair berbagai elemen tersebut melakukan aksi bagi-bagi masker kepada pengendara yang melintas di pertigaan Blondo, Mungkid.
Ketua PWI Kabupaten Magelang, Y. Bagyo Harsono, mengungkapkan aksi tersebut merupakan suatu bentuk dukungan secara moral kepada para tenaga medis di Magelang dalam menanggulangi atau merawat para pasien Covid-19.
"Para petugas kesehatan di seluruh wilayah Magelang saat ini harus berjuang merawat para pasien positif Covid-19. Mereka harus diberi semangat agar secara psikis tidak merasa berjuang sendirian," jelasnya.
Salah satu tenaga medis, RSUD Merah Putih dr Tatang, mengaku sangat mengapresiasi aksi tersebut. Pada kesempatan yang sama, pihaknya juga meminta kepada masyarakat Magelang agar lebih disiplin dan waspada dalam melakukan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19.
Plt Direktur RSUD Merah Putih, Leli Puspitowati, mengatakan aksi seperti ini sangat bermanfaat bagi mental para tenaga medis tenaga medis di Magelang dalam menanggulangi Covid-19. Menurutnya, selain mempersiapkan SDM rumah sakit yang berkompeten dan sesuai standar, penguatan secara psikis juga sangat penting.
"Penguatan SDM secara psikis ini sangatlah penting, apalagi ke depan RSUD Merah Putih juga sudah ditunjuk sebagai salah satu rumah sakit rujukan penanggulangan Covid-19," ungkapnya.
Aksi tersebut juga mendapat pengawalan dari pihak kepolisian dan TNI. Aksi ini juga mengedepankan protokol kesehatan dengan jaga jarak (social distancing), serta semua peserta harus mengenakan masker.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Layanan SIM Keliling Ditlantas Polda DIY hadir di Kantor Kalurahan Condongcatur pada Selasa 8 September 2026 mulai pukul 08.30 WIB.
Layanan perpanjangan SIM di Kulonprogo pada Selasa 8 September 2026 hadir di PJR Temon, Mal Pelayanan Publik, dan Satpas 1450 Polres.
Layanan SIM Keliling SIMMADE Polres Gunungkidul hadir di Balai Kalurahan Wiladeg Karangmojo pada Selasa 8 September 2026 mulai pukul 09.00 WIB
Layanan perpanjangan SIM di Kota Jogja tersedia di SIM Keliling Alkid, MPP Balai Kota, Drive Thru Sijidtu, dan Satpas Polresta.
Layanan SIM Keliling SIMMADE Polresta Sleman hadir di Kalurahan Candibinangun Pakem pada Selasa 8 September 2026 mulai pukul 08.00 WIB.