Dokter Ungkap Penyebab Kanker Payudara Sering Terlambat Terdeteksi
Dokter bedah onkologi mengingatkan pentingnya deteksi dini kanker payudara. Kasus terus meningkat dan banyak pasien datang saat stadium lanjut.
Boy Rafli Amar. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA- Presiden Joko Widodo melantik Boy Rafli Amar resmi menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Istana Negara pada Rabu (6/5/2020).
Usai dilantik, Boy mengatakan dirinya akan fokus meningkatkan kerja sama di dalam negeri dan luar negeri dalam hal penanggulangan terorisme.
"Fokus kami akan lebih meningkatkan kerjasama di dalam negeri maupun luar negeri. Karena kita tahu bahwa terorisme adalah kejahatan transnational crime, kejahatan yang terorganisir, luar biasa. Jadi perlu suatu jalinan kerjasama semua pihak yang maksimal," ujar Boy usai pelantikan.
Boy Rafli mengatakan, Presiden juga berpesan pentingnya melakukan kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat dan tokoh agama rangka memoderasi pemikiran yang selama ini mengarah kepada radikal.
Pasalnya kata dia, tidak cukup jika upaya mengantisipasi ancaman bahaya terorisme, hanya dilakukan oleh unsur-unsur petugas aparat negara.
"Sebagaimana yang dipesankan Presiden Jokowi, kita harus bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat tokoh agama alim ulama dalam rangka memoderasi pemikiran yang selama ini mengarah kepada radikal, yang tentunya kita hidup di NKRI yang berdasarkan Pancasila dan kita sudah sepakat menjadikan Pancasila sebagai falsafah bangsa untuk hidup rukun dan damai dan demi terwujudnya amanah dalam konstitusi negara," kata dia.
Mantan Kapolda Papua juga menyampaikan terima kasih atas jabatan barunya menggantikan Suhardi Alius.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah menugaskan saya memberikan amanah kepada saya untuk menjadi Kepala BNPT menggantikan Bapak Komjen Suhardi Alius," katanya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Boy Rafli Amar sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Pelantikan Boy berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 86/TPA tahun tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan dari dan dalam Jabatan Tinggi di lingkungan BNPT.
Boy menggantikan posisi Suhardi Alius yang kini menjadi Analisis Kebijakan Utama Bareskrim Polri.
Untuk diketahui Boy sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan ( Wakalemdiklat) Polri.
Boy juga pernah menjabat sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kabag Penum Ropenmas Divisi Humas Polri, Kapolda Banten, Kadiv Humas Polri dan Kapolda Papua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Dokter bedah onkologi mengingatkan pentingnya deteksi dini kanker payudara. Kasus terus meningkat dan banyak pasien datang saat stadium lanjut.
KPK catat lonjakan OTT Semester I 2026 dengan 7 kepala daerah terjaring. Asset recovery capai Rp 59,99 miliar. Simak data lengkap penindakan korupsi terbaru.
Timnas Indonesia siap hadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Jumat (31/7). Siaran langsung RCTI & iNews. Poin krusial demi tiket semifinal Piala AFF 2026.
Harga emas perhiasan hari ini Jumat 31 Juli 2026 naik tipis. Emas 24 karat di Lakuemas Rp2,227 juta dan Rajaemas Rp2,265 juta per gram.
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja menjadi harapan Indonesia di perempat final Taipei Open 2026.