Mentan: Gudang Beras Penuh, Saat Ini Capai 4,5 Juta Ton
Stok beras nasional capai 4,5 juta ton, pemerintah targetkan tembus 5 juta ton meski ada ancaman El Nino.
Lambang Adidas/Wikipedia
Harianjogja.com, JAKARTA – Pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 2.500 karyawan PT Shyang Yao Fung, produsen sepatu Adidas, rencananya dilakukan secara bertahap di bulan ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko. Dia menuturkan, PHK kepada 2.500 karyawan pabrik sepatu Adidas ini dilakukan karena dua alasan.
Pertama, ialah karena PT Shyang Yao Fung telah memiliki fasilitas produksi di Brebes, Jawa Tengah. Sehingga perusahaan memutuskan untuk menutup pabrik du Tangerang, Banten dan melakukan PHK terhadap 2.500 karyawan di pabrik tersebut.
Alasan yang kedua ialah karena dampak dari pandemi virus Corona yang mempengaruhi bisnis perusahaan.
Dia mengatakan pengumuman resmi mengenai rencana PHK kepada 2.500 karyawan di pabrik yang berlokasi di Tangerang itu sebenarnya sudah disampaikan pada pekan lalu.
“Setelah ada pengumuman resmi, pada 5 Mei nanti ada sekitar 1.000 orang dulu yang di-PHK. Kemudian, di atas tanggal 15 Mei menyusul 1.500 orang lagi,” ujar Eddy kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Minggu (3/5/2020).
Lebih lanjut, Eddy mengatakan meski dihadapkan pada kondisi yang sedang sulit, tetapi PT Shyang Yao Fung tetap berkomitmen untuk memenuhi seluruh hak-hak karyawan yang kena PHK.
"Sudah dipastikan hak-hak para karyawan [yang kena PHK] akan dipenuhi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Pemkab Sleman mendukung PSS dengan penambahan fasilitas Stadion Maguwoharjo. Tim kementerian telah meninjau stadion.
Layanan investasi emas di BRImo didukung oleh PT Pegadaian (Persero) sebagai pelopor layanan Bank Emas (Bullion Bank) di Indonesia
Lomba Lukis Anak DIY-Kyoto 2026 digelar di Sleman pada 23 Agustus. Sebanyak 20 peserta terbaik akan mewakili Sleman di tingkat DIY.
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan motor listrik nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya yang diproduksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang
Prabowo menyiapkan skema tukar tambah motor bensin dengan motor listrik serta pembiayaan bunga rendah untuk masyarakat.