Ribuan Umat Buddha Padati Borobudur untuk Indonesia Tipitaka Chanting
Sebanyak 2.045 umat Buddha mengikuti Indonesia Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Borobudur pada 24-26 Juli 2026.
Foto ilustrasi. /Antarafoto- Ampelsa
Harianjogja.com, JAKARTA - Kurang lebih satu bulan ini para siswa melakukan kegiatan belajar dari rumah dan tidak hadir ke sekolah. Hal itu dilakukan karena masih mewabahnya virus Corona penyebab Covid-19.
Plt. Direktur Jenderal (Dirjen) PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad mengingatkan kunci sukses kegiatan belajar di rumah perlu dibangunnya komunikasi yang baik antara guru, orangtua dan siswa.
“Kunci sukses untuk belajar di rumah ini adalah komunikasi yang baik antar orangtua dan siswa yang harus dibangun,” kata Hamid dalam konferensi pers via live streaming di Gedung Graha BNPB Jakarta, Sabtu (2/5/2020).
Hamid melanjutkan, baik orangtua dan guru perlu melakukan inovasi pembelajaran yang sifatnya bervariasi agar siswa tidak jenuh saat belajar di rumah. Ia pun memberikan pesan khusus kepada guru agar tidak memberikan tugas yang cukup banyak kepada murid.
Sebab, Hamid mendapat keluhan dari siswa terutama di kalangan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) kerap mendapat tugas yang menumpuk dan harus dikumpulkan dalam waktu bersamaan.
“Sekarang kalau di SD hanya satu guru tapi kalau di SMP-SMA ketika tiap hari ada tiga sampai empat guru yang memberi tugas yang cukup banyak itu akan sangat memberatkan apalagi ditagihnya sore hari,” tuturnya.
“Jadi mohon para guru para kepala sekolah melakukan koordinasi jangan sampai memberikan beban yang terlalu berat kepada anak-anak [peserta didik],” imbuh Hamid.
Lebih jauh Hamid berharap para guru dapat bekerja secara maksimal dan memberikan rasa nyaman kepada siswa saat metode belajar dari rumah di saat pandemi Covid-19 ini.
“Lakukan yang terbaik untuk anak-anak kita, karena kita semuanya adalah pelayan anak-anak,” pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Sebanyak 2.045 umat Buddha mengikuti Indonesia Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Borobudur pada 24-26 Juli 2026.
Jadwal SIM Keliling Sleman Kamis 23 Juli 2026 digelar di Sleman City Hall. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
DPAD DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku di Sleman untuk memperkuat karakter anak, meningkatkan literasi, dan mencegah kenakalan remaja.
Akademisi UMY menilai fenomena bangku kosong SPMB 2026 dipicu faktor demografi dan mutu pendidikan, bukan sekadar popularitas sekolah.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku Anakku Terhebat di Sleman untuk membekali orang tua menghadapi tantangan pola asuh di era digital.
Kejagung menjelaskan alasan Febrie Adriansyah tidak mengenakan rompi tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dugaan TPPU.