Tiga Cara Hindari Virus Corona Menurut Ahli Gizi

Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora Senin, 30 Maret 2020 22:27 WIB
Tiga Cara Hindari Virus Corona Menurut Ahli Gizi

Karyawan muda atau milenial Kimia Farma melakukan kegiatan berkebun di meresmikan Kebun Gizi Hidroponik di Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, Senin (17/12/2018)./JIBI-Bisnis.com-Nurul Hidayat

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah belum menemukan obat yang tepat untuk melemahkan virus corona (Covid-19). Akan tetapi virus bisa dihindari dengan melakukan tiga cara seusai anjuran ahli gizi.

Rita Ramayulis, Ketua Umum Indonesia Sport Nutritionist Accosiation (ISNA) mengungkapkan virus bisa dikalahkan dengan menjaga asupan gizi. Kesadaran untuk meningkatkan gizi makanan menjadi penting, di tengah pandemi ini.

Kini juga pemerintah memberlakukan work from home (WFH). Masa WFH, bisa menjadi saat yang tepat untuk menjaga pola konsumsi, yang selama ini sering mengonsumsi makanan cepat saji.

“Sampai saat ini memang belum ada obat untuk melawan virus. Kehidupan kita pun tidak mungkin terhindar dari virus. Namun, tidak perlu khawatir, imunitas tubuh bisa melawannya,” ungkapnya, Senin (30/3/2020).

Dia membeberkan tiga syarat untuk melawan virus corona (Covid-19). Pertama, imunitas tubuh harus selalu diisi ulang. Mengisi ulang imun bisa dilakukan memenuhi kebutuhan protein hingga mengonsumsi makanan mengandung vitamin C.

Kedua, menjaga kesehatan kulit,  saluran pernafasan dan saluran pencernaan. Tiga saluran tersebut menjadi pintu masuk mikroorganisme termasuk virus.

Ketiga, mencegah penyakit tidak menular (obesitas, diabetes mellitus, hipertensi, dll). Kondisi ini berhubungan dengan adanya peradangan / inflamasi pada organ tertentu. Peradangan pada organ membuat virus bekerja lebih cepat untuk membuat kerusakan pada sel.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online