Marc Marquez Dibayangi Kutukan Mandalika Jelang GP Indonesia
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Masker/Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, SOLO - Komunitas Info Cegatan Solo (ICS) bagi-bagi 2.400 masker secara cuma-cuma kepada pengguna jalan di Simpang Empat Ngarsopuro, Solo, Minggu (15/3/2020).
Pantauan Solopos.com pukul 13.00 WIB, pembagian masker itu diikuti sekitar 50 anggota ICS. Mereka membagikan masker kepada pengendara sepeda motor dan mobil. Para pengguna jalan yang antusias ingin mendapatkan masker bahkan berhenti jauh dari traffic light hingga diminta maju oleh sejumlah members ICS.
Pengurus dan Moderator ICS Solo, Aninda Galih Saputri, menjelaskan bagi-bagi masker ini merupakan respons member atas pengumuman Kejadian Luar Biasa (KLB) corona yang ditetapkan oleh Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Banyak warga yang kesulitan membeli masker karena jumlah permintaan masker meningkat signifikan.
“Kami mendapatkan masker dari salah satu member kami yang berdomisili di Klaten. Masker berupa kain. Bukan masker sekali pakai,” katanya kepada Solopos.com saat ditemui di sela-sela aksi pembagian masker.
Aninda mengatakan, sebagian masker juga dibagikan kepada sejumlah pasien yang dirawat di rumah sakit dan para perawat. Ia berharap warga tidak panik menghadapi wabah Corona dan menjaga kesehatan serta membatasi pertemuan dengan kelompok orang.
“Kami biasa melakukan kopdar di Kelurahan Tipes setiap Sabtu malam. Setalah KLB kami tidak melakukan kopdar dan mengurangi berjabat tangan dan cipika-cipiki,” ujarnya.
Sebelumnya, ICS Solo juga membagikan sekitar 2.000 masker kepada pengguna jalan di Simpang Empat Ngarsopuro saat hujan abu akibat erupsi Gunung Merapi, Selasa (3/3/2020). ICS Solo mendapatkan masker dari donatur yang sama.
Dinyatakan KLB Corona
Sebelumnya, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menyatakan Kota Solo KLB Corona (covid-19) atau kejadian luar biasa corona. Hal itu menyusul meninggalnya satu pasien positif virus corona di RSUD dr Moewardi, Solo, Rabu (13/3/2020).
Keputusan itu berdasarkan hasil rapat koordinasi (rakor) Corona Jumat (13/3/2020) malam ini di Loji Gandrung yang dipimpin Rudy. Rakor tersebut dilakukan setelah sedikitnya dua orang dinyatakan positif virus Corona, dan satu di antaranya meninggal dunia.
"Telah diputuskan berdasarkan dari Dinas Kesehatan [Solo]. Bahwa adalah Solo dinyatakan KLB Corona, dan mengimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk tidak mengumpulkan orang banyak di satu titik, itu harus dihindari," kata Rudy dalam pernyataannya kepada pers, Rabu malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.