Ada Dokter dan Perawat yang Dikabarkan Terpapar Corona

Newswire
Newswire Sabtu, 14 Maret 2020 23:57 WIB
Ada Dokter dan Perawat yang Dikabarkan Terpapar Corona

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati

Harianjogja.com, JAKARTA-Virus corona dikabarkan telah menjangkiti petugs medis di Jakarta.

Tenaga medis, baik dokter maupun perawat berpotensi tertular virus korona atau Covid-19. Hal itu karena interaksi yang intens terhadap pasien positif terinfeksi virus korona maupun terduga.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyebutkan sudah ada tenaga medis yang terpapar virus korona saat menjalankan tugas. "Dokter, perawat kerja nonstop dan sudah ada sebagian mereka yang tertular COVID-19," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Anies mengapresiasi tenaga medis di Jakarta telah bekerja keras menangani pasien terjangkit korona. "Semoga mereka semua sehat dan bisa menjalankan tugas dengan sebaiknya dan kami atas nama Pemprov menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas keseriusan mereka," ujarnya.

Anies mengaku telah berkomunikasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DKI Jakarta yang siap membantu menangani persoalan korona sehingga masyarakat ibu kota dapat beraktivitas seperti biasa. Beban tenaga kerja medis, menurut dia, sangat besar karena menjadi garda terdepan untuk menganai pasien positif korona.

Saat ini, sudah terdapat 190 rumah sakit serta delapan rumah sakit rujukan virus korona, 1.838 klinik, 44 puskesmas kecamatan, 289 puskesmas kelurahan, 3.350 dokter, dan 7.300 perawat. Anies juga mengungkapkan, Pemprov DKI mengambil langkah cepat tanggap, tegas dan tepat untuk mencegah penyebaran virus korona namun tetap waspada, tidak panik, serta tidak menganggap enteng.

"Kita tidak bertindak berlebih tapi juga tidak ingin bertindak kurang," kata mantan menteri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud) ini.

Korona Hampir Merata di Wilayah Jakarta Anies mengatakan jajaran Pemprov DKI melakukan pendekatan terukur sesuai perkembangan situasi dan eskalasi untuk menangani pencegahan virus korona.

Pencegahan sebaran virus korona mulai dari tahap pemberitahuan untuk berhati-hati, mengurangi aktivitas di luar rumah hingga menutupkan kegiatan belajar di sekolah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online