Penyelam Temukan 2 Korban KM Virgo 8 di Bangkai Kapal
Dua korban KM Virgo Transport 8 ditemukan penyelam BSG di dalam bangkai kapal dan dievakuasi dengan helikopter HR-3601 ke Banjarmasin
Ilustrasi pernikahan/Reuters
Harianjogja.com, BENGKULU - Baru-baru ini, publik digemparkan dengan adanya pembatalan resepsi pernikahan di Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu karena mempelai pria ternyata berjenis kelamin perempuan. Penipuan itu terbongkar saat kedua mempelai menjalani malam pertama setelah menikah "di bawah tangan".
Ketua MUI Provinsi Bengkulu, Rohimin mengatakan, perkawinan akan sah ketika tercatat secara hukum dan administratif di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat. Namun, jika perkawinan di bawah tangan atau siri tidak dinyatakan sah.
Untuk melangsungkan perkawinan, sampai Rohimin, musti adanya rukun, syarat dan ketentuan yang terpenuhi. Sebab saat akad nikah dilakukan di KUA terdapat hak dan kewajiban antara kedua mempelai.
Pembatalan resepsi pernikahan kedua mempelai di Kabupaten Bengkulu Utara, terang Rohimin, langkah yang tepat. Setelah diketahui mempelai pria berinisial FT berjenis kelamin perempuan.
\'\'Perkawinan siri itu tidak sah secara agama, sebab tidak tercatat. Perkawinan yang sah ketika tercatat secara hukum dan administratif di KUA. Kalau resepsi pernikahannya sudah batal itu sudah pas. Apa lagi mempelai pria-nya berjenis kelamin perempuan. Menikah dengan sesama jenis itu hukumnya haram,\'\' kata Rohimin, ketika dikonfirmasi Okezone, Jumat (6/3/2020).
Ditambahkan Kepala KUA Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Indra Gunawan, secara agama pernikahan sejenis haram. Hal tersebut menyusul mempelai pria berjenis kelamin perempuan.
Langkah dari pihak keluarga mempelai perempuan berinisial DS membatalkan resepsi pernikahan keduanya dinilai sudah tepat. Di mana DS tidak mengetahui jika mempelai pria berjenis kelamin perempuan. \'\'Secara agama itu haram dan tidak diperbolehkan,\'\' tegas Indra.
Indra mengatakan, kedua mempelai sebelumnya telah melangsungkan akad nikah di bawah tangan atau siri yang disaksikan pihak anggota keluarga mempelai perempuan. Namun, kedok mempelai pria berinisial FT tersebut terbongkar ketika keduanya ingin melangsungkan malam pertama.
Mendapati hal tersebut, terang Indra, DS melaporkan kepada orangtuanya. Jika FT berjenis kelamin perempuan. Dari laporan tersebut pihak keluarga mendatangi rumah orangtua FT di Kota Bengkulu. \'\'Mempelai perempuan kaget, jika dia [mempelai pria] berjenis kelamin perempuan. KTP mempelai pria itu perempuan,\'\' sampai Indra.
Rencana resepsi yang sebelumnya telah direncanakan, akhirnya dibatalkan. Sementara undangan dan persiapan resepsi pernikahan telah dipersiapkan secara matang pihak keluarga mempelai perempuan.
Indra tidak mengetahui secara persis undangan yang telah disebarkan pihak mempelai perempuan. \'\'Akad nikah sudah berlangsung. Nikah di bawah tangan atau siri tanpa melibatkan KUA. Sekarang resepsi pernikahan dibatalkan,\'\' pungkas Indra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Dua korban KM Virgo Transport 8 ditemukan penyelam BSG di dalam bangkai kapal dan dievakuasi dengan helikopter HR-3601 ke Banjarmasin
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 22 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 22 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.