Brando Susanto Meninggal Dunia di Halal Bihalal PDIP, Terjatuh Saat Memberikan Sambutan
Anggota DPRD DKI Jakarta dari PDIP Brando Susanto meninggal dunia pada acara Halal Bihalal DPD PDIP di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur. Brando se
Wisatawan mengabadikan matahari tenggelam di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/10/2018)./Antara-Indrianto Eko Suwarso
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) /Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) melansir 41 proyek prioritas strategis nasional yang akan dibangun pada 2021. Pembangunan 10 destinasi wisata prioritas atau yang dikenal dengan istilah 10 Bali Baru menjadi unggulan.
Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan dari Kementerian PPN/Bappenas Leonard Tampubolon mengatakan 10 tujuan wisata yang masuk dalam kategori major project, antara lain Danau Toba, Borobudur, Lombok-Mandalika, Labuan Bajo, Manado-Likupang, Wakatobi, Raja Ampat, Bromo-Tengger-Semeru, Bangka-Belitung, dan Morotai.
"Indikasi pendanaan yang dibutuhkan mencapai Rp161 triliun. Sumber dana berasal dari APBN, KPBU [kerja sama pemerintah dan badan usaha], BUMN, dan investor swasta," katanya, Selasa (25/2/2020).
Dia menuturkan alasan pemerintah membangun 10 destinasi wisata baru karena saat ini 41 porsi porsi pariwisata Indonesia masih bertumpu pada Bali.
Adapun, ruang lingkup pembangunan major project di sektor turisme, yaitu dukungan pengembangan pariwisata, pembangunan infrastruktur pendukung, amenitas dan pengembangan destinasi, dan promosi pariwisata.
Menurutnya, perbaikan tersebut dapat meningkatkan kontribusi sektor pariwisata dalam produk domestik bruto (PDB) menjadi 5,5 persen pada 2024. Bappenas juga membidik peningkatan devisa negara dari wisatawan mancanegara menjadi US$30 miliar pada akhir 2024.
"Kami juga menargetkan peningkatan wisatawan nusantara sebanyak 350 juta-400 juta dan wisatawan mancanegara sebanyak 22,3 juta," imbuhnya.
Sebelum mengeksekusi infrastruktur, pemerintah akan menyusun Perpres Program Pengembangan Pariwisata Indonesia (Indonesia Tourism Development Program/ITMP) untuk masing-masing destinasi. Seluruh ITMP ditargetkan dapat rampung pada 2022.
Sementara itu, percepatan pembangunan infrastruktur akan dilakukan secara bertahap dan simultan mulai 2020 hingga 2024.
"Program ini dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Lingkungan Hidup, BKPM, pemerintah daerah masing-masing, dan badan usaha," jelas Leonard.
Seperti diketahui, Pemerintah membutuhkan dana sekitar Rp6.555 triliun untuk merealisasikan seluruh proyek yang tertuang di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Presiden Joko Widodo telah meneken Perpres No 18/2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024. Perpres tersebut ditetapkan 17 Januari 2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari PDIP Brando Susanto meninggal dunia pada acara Halal Bihalal DPD PDIP di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur. Brando se
Simak jadwal Puasa Arafah 2026 lengkap dengan niat, keutamaan, dan penjelasan sunnah jelang Iduladha.
YouTube akan meluncurkan fitur deteksi wajah AI untuk kreator guna melawan deepfake dan penyalahgunaan konten digital.
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.