Berikut Daftar Harga BBM Pertamina Shell, dan BP-AKR per 17 Januari 2024
Harga Pertamax untuk wilayah Jawa turun menjadi Rp12.950 per liter dari akhir tahun lalu yang dipatok seharga Rp13.350 per liter.
Kapal pesiar Diamond Princess di pelabuhan Yokohama pada Senin (3/2/2020)./Bloomberg
Harianjogja.com, JAKARTA - Satu warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi kru kapal pesiar Diamond Princess positif dijangkiti coronavirus (Covid-19). Hingga Rabu (19/2/2020), total ada empat WNI di kapal tersebut yang terinfeksi virus Corona.
Sebelumnya, pada Selasa (18/2/2020), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan ada tiga WNI terkonfirmasi terinfeksi corona.
"Ada confirm empat warga negara kita yang terinfeksi corona di Diamond Princess. Hari sebelumnya, Bu menlu mengatakan ada tiga, perkembangannya ada empat," ujar Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Judha Nugraha di Jakarta, Rabu (19/2/2020).
Saat ini, dua orang telah dibawa ke rumah sakit di kota Chiba dan dua orang lainnya berada di rumah sakit di kota Tokyo, Jepang, untuk menjalani perawatan.
Judha mengatakan bahwa menurut informasi terakhir yang diterima, keempat WNI tersebut dalam kondisi stabil. "KBRI Tokyo sudah mengirimkan tim untuk mengunjungi rumah sakit tersebut, melihat keadaan dan kondisinya. Informasi terakhir kondisi mereka stabil," katanya.
Dia menambahkan pihaknya juga sudah menghubungi pihak keluarga untuk mengabarkan kondisi keempat WNI tersebut. Di sisi lain, Kemlu juga telah memanggil manning agency di Indonesia yang memberangkatkan kru tersebut untuk memastikan hak-hak kerja kru WNI terpenuhi.
Jumlah WNI yang menjadi kru di kapal Diamond Princess sebanyak 78 orang. Adapun 74 WNI lainnya saat ini masih berada di dalam kapal Diamond Princess.
Kapal berbendera Inggris tersebut tengah dikarantina terkait virus corona (Covid-19) di perairan Jepang. Masa karantina dijadwalkan akan selesai pada Rabu, 19 Februari 2020. Namun, hingga kini Kemlu belum dapat memastikan hal tersebut.
"Itu yang harus dikonfirmasi kepada otoritas setempat," kata Judha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Harga Pertamax untuk wilayah Jawa turun menjadi Rp12.950 per liter dari akhir tahun lalu yang dipatok seharga Rp13.350 per liter.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.