Terdampak Corona, Chevron Berencana Pangkas 6.000 Karyawan Secara Global
Chevron bakal memangkas hingga 6.000 karyawan atau 15 persen dari total pekerja
Kantor Facebook/facebook.com
Harianjogja.com, JAKARTA – Facebook mulai mengambil antisipasi wabah virus corona (coronavirus) baru di China.
Menurut sumber terkait, raksasa media sosial yang berbasis di Amerika Serikat tersebut mulai membatasi perjalanan karyawannya ke China seiring dengan meluasnya penyebaran virus ini di Negeri Tirai Bambu.
Dilansir Bloomberg, pembatasan yang mulai berlaku pada Senin (27/1/2020) itu menghentikan rencana kunjungan ke China oleh seluruh karyawan Facebook. Jika karyawan terpaksa mengunjungi negara tersebut, mereka perlu persetujuan khusus.
Sumber yang sama menuturkan bahwa karyawan Facebook yang berdomisili di China ataupun baru saja kembali dari negara itu diimbau untuk bekerja dari rumah masing-masing. Pihak perusahaan sendiri sejauh ini masih belum bersedia mengomentari kabar ini.
Pembatasan perjalanan itu kemungkinan akan berdampak pada divisi perangkat keras perusahaan, yang menjual perangkat-perangkat seperti hub video chat Portal dan headset virtual reality Oculus.
Divisi itu diketahui kerap melalukan perjalanan dari kantor Facebook di Silicon Valley ke China. Di sana, para insinyur dan manajer yang mengawasi pengembangan produk bertemu dengan pemasok dan prototipe pengangkutan.
Untuk saat ini, produk-produk Facebook pada umumnya kemungkinan tidak akan terpengaruh, tetapi langkah pembatasan itu dapat menyebabkan keterlambatan teknis pada perangkat-perangkat di masa mendatang.
Facebook disebut tengah mempertimbangkan fasilitas-fasilitas lain yang dimilikinya di Vietnam untuk melakukan pekerjaan apa pun yang tidak dapat dilakukan di China.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Chevron bakal memangkas hingga 6.000 karyawan atau 15 persen dari total pekerja
Rangkaian hari kedua Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 mencatat sejarah menjadi tuan rumah International Cycling History Conference (ICHC)
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Johann Zarco mengalami cedera ACL, PCL, dan meniskus usai kecelakaan di MotoGP Catalunya 2026 dan terancam absen panjang.
Dugaan tindakan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan Lurah Garongan, Panjatan, Kulonprogo masih terus didalami. Setelah bertemu Bupati Kulonprogo, Agung Setyaw
Veda Ega Pratama finis kedelapan di Moto3 Catalunya 2026 meski start dari posisi 20 dan tetap bertahan di lima besar klasemen.