Terdampak Corona, Chevron Berencana Pangkas 6.000 Karyawan Secara Global
Chevron bakal memangkas hingga 6.000 karyawan atau 15 persen dari total pekerja
Presiden Joko Widodo seusai pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayed di Istana Qasr Al Watan./Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan Presiden Joko Widodo menunjuk sejumlah tokoh terkemuka internasional masuk ke dalam dewan pengarah ibu kota baru Indonesia.
Dipimpin Putra Mahkota Abu Dhabi Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, dewan pengarah ibu kota baru nanti beranggotakan CEO Softbank Masayoshi Son dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.
“Kami berharap kehadiran mereka akan memberikan dorongan kepercayaan bagi calon-calon investor di ibu kota baru,” ujar Luhut, seperti dilansir melalui South China Morning Post.
Menurut Luhut, Putra Mahkota Abu Dhabi telah setuju untuk memimpin dewan pengarah yang bertugas mengawasi pembangunan ibu kota baru untuk Indonesia.
“[Putra Mahkota Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan mengatakan] akan menjadi suatu kehormatan untuk berperan dalam pengembangan negara dengan mayoritas Muslim terbesar,” tutur Luhut dalam sebuah pernyataan.
Adapun Blair, yang saat ini menjalankan Tony Blair Institure for Global Change, dikabarkan juga telah setuju untuk menjadi anggota dewan pengarah pembangunan ibu kota baru di Indonesia.
“Pemerintah menginginkan figur internasional dalam dewan tersebut,” terang Luhut perihal penunjukan Blair, dikutip dari Australian Financial Review.
Selain berharap bahwa dewan pengarah itu akan memberikan saran atas pembangunan ibu kota baru ataupun meningkatkan kepercayaan investor, Jokowi meyakini keterlibatan internasional akan lebih dari sekadar pendanaan.
Juru bicara kepresidenan Fadjroel Rachman mengatakan bahwa ibu kota baru nanti juga akan membuka jalan baru dalam hal penelitian teknologi dan lingkungan.
Sebelumnya, dalam lawatan Presiden Joko Widodo ke Abu Dhabi yang berakhir pada Senin (13/1/2020), Putra Mahkota Sheikh Mohamed menyatakan UEA siap menginvestasikan dana senilai US$22,8 miliar untuk Indonesia.
Dana tersebut diinvestasikan melalui Sovereign Wealth Fund bersama-sama dengan Softbank (Jepang) dan International Development Finance Corporation (Amerika Serikat).
“Indonesia adalah sahabat kami yang sangat dekat, selain itu Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki penduduk Islam terbanyak. Kami ingin berkontribusi lebih bagi Indonesia," kata Pangeran Sheikh Mohamed bin Zayed, dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri RI.
UEA akan menginventasikan dana tersebut untuk pembangunan ibu kota baru di Kuta Kartanegara, Kalimatan Timur. Selain itu, dana tersebut juga akan diinvestasikan untuk pembangunan di Aceh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Chevron bakal memangkas hingga 6.000 karyawan atau 15 persen dari total pekerja
Prakiraan cuaca DIY hari ini Kamis 21 Mei 2026, Kota Jogja, Sleman, dan Bantul berpotensi diguyur hujan petir.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Kamis 21 Mei 2026 lengkap rute Tugu Jogja–YIA dan tarif terbaru Rp50.000.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini digelar di Qhomemart Ring Road Timur mulai pukul 08.30–13.00 WIB. Berikut syarat perpanjangan SIM.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Menjadi Pemuda di Zaman Tak Mudah