Gempa Besar Guncang Turki, 500 Warga Negara Indonesia Terkena Dampaknya
Gempa besar dengan magnitudo 7,8 mengguncang Turki, Senin (6/2/2023). Kedutaan Besar Indonesia untuk Turki mencatatkan terdapat 500 WNI terdampak.
ilustrasi./JIBI-Feni Freycinetia Fitriani
Harianjogja.com, JAKARTA – Para pengemudi ojek online (ojol) akan menyelenggarakan aksi demonstrasi di sejumlah titik di Jakarta, Rabu (15/1/2020). Mereka akan mengusung tiga tuntutan yakni legalitas profesi ojol, evaluasi tarif ojol se-Indonesia, dan membatasi penerimaan ojol di kota atau daerah yang sudah terlalu padat ojol.
Presidium Gabungan Transportasi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono mengatakan pihaknya akan menggelar aksi yang dinamai Ojol Nusantara Bergerak, selama dua hari yakni Rabu (15/1/2020) dan Kamis (16/1/2020).
Aksi pada Rabu, 15 Januari 2020 akan dilaksanakan di depan Istana Merdeka, Jakarta mulai pukul 13.00 WIB sedangkan pada keesokan harinya akan dilaksanakan di depan Gedung DPR RI.
"Estimasi massa 5.000 ojol dari berbagai daerah seluruh Indonesia, perwakilan-perwakilan maupun secara kolektif rombongan. Tuntutan, agar pemerintah mendorong adanya payung hukum bagi para pengemudi ojek online dan evaluasi tarif ojol agar mekanisme tarif ojol diberikan per daerah atau provinsi," katanya kepada Bisnis, Selasa (14/1/2020).
Dia mengklaim demonstrasi tersebut bakal menjadi aksi terbesar di Indonesia. Perwakilan yang akan hadir berasal dari Sumatera antara lain Medan, Padang, Jambi, Pekanbaru, Palembang, Lahat, Lubuk Linggau, Bengkulu, Metro, dan Bandar Lampung.
Ada pula yang diharapkan datang dari Selatan Jawa seperti Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Banjarnegara, Ciamis, Cilacap, Purwokerto, Kebumen, Purworejo, Jogja, Surakarta, dan sebagian kota di Jawa Timur.
Perwakilan Pantai Utara juga ditargetkan turut hadir antara lain dari wilayah Cilegon, Rangkasbitung, Serang, Karawang, Cikampek, Subang, Purwakarta, Majalengka, Kuningan, Cirebon, Brebes, Tegal, Pekalongan, Batang, Semarang, Pati dan berbagai kota dari sebagian Jawa Timur.
Selain itu, dari Bali yang berasal dari kota Denpasar dan Badung; Kalimantan dari kota Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, dan Samarinda; Sulawesi dari Makassar, dan Manado, dan terakhir dari wilayah Jabodetabek yang menjadi tuan rumah aksi demonstrasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Gempa besar dengan magnitudo 7,8 mengguncang Turki, Senin (6/2/2023). Kedutaan Besar Indonesia untuk Turki mencatatkan terdapat 500 WNI terdampak.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.