Tragedi Sungai Wiroko: Pelajar Wonogiri Tewas Tenggelam Saat Memancing
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Gus Muwafiq memberikan klarifikasi dan permohonan maaf-Twitter/bambsbulaksumur
Harianjogja.com, JAKARTA--Ulama asal Sleman, Ahmad Muwafiq belakangan menuai sorotan karena pernyataan dinilai menghina Nabi Muhammad.
Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq kembali menyampaikan permohonan maaf terkait ceramahnya yang belakangan ini menuai kontroversi. Ia juga memohon ampunan kepada Yang Kuasa.
Permintaan maaf itu disampaikan Gus Muwafiq ketika mengisi acara khataman di Pondok Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan, Surakarta pada Sabtu (7/12/2019). Videonya lantas dibagikan oleh kanal YouTube Kampung YouTube.
Gus Muwafiq mengaku sebenarnya ingin mengurungkan niat menghadiri acara tersebut daripada menimbulkan kegaduhan. Namun, KH Abdul Rozaq selaku pengasuh Al-Muayyad bersikeras meminta Gus Muwafiq hadir.
"Saya merasa sebagai orang muda yang sudah merepotkan orang tua. Jadi merepotkan semua orang karena ceramah saya di pengajian. Karena hormatku kepada KH. Abdul Rozaq dan semua keluarga besar Mangkuyudan Pondok Pesantren Al-Muayyad, jika ucapan saya di pengajian-pengajian dinggap keliru, saya minta maaf yang sebesar-besarnya," ucap Gus Muwafiq.
Lebih lanjut, Gus Muwafiq juga memohon ampun kepada Allah SWT kalau ceramahnya dianggap keliru.
"Semoga permintaan maaf saya diterima. Urusan permohonan ampun saya kepada Allah. Saya haturkan ampunan kepada Allah. Kepada semua umat Islam, saya minta maaf yang sebanyak-banyaknya," imbuhnya.
Untuk diketahui, ceramah Gus Muwafiq di Purwodadi, Jawa Tengah beberapa waktu lalu viral hingga memancing protes khalayak lantaran diduga memuat unsur hinaan kepada Nabi Muhammad.
Dalam ceramahnya, Gus Muwafiq menyebut kelahiran Nabi Muhammad tidak bersinar. Selain itu, ia mengatakan Nabi Muhammad saat masih kecil "rembes" atau ingusan.
Namun, tak lama setelah namanya disorot, Gus Muwafiq memberikan klarifikasi. Ia menyampaikan permohonan maaf atas ceramahnya yang menyinggung, sekaligus meluruskan jika analogi yang disampaikan semata-mata untuk menjawab pertanyaan milenial mengenai cahaya Nabi Muhammad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.