Terdampak Corona, Maskapai British Airways Berencana Pecat 4.300 Pilot
Ancaman itu bakal direalisasikan jika serikat pilot Inggris menolak menyetujui kesepakatan yang ditawarkan oleh British Airways.
Ribuan warga Turki pro-pemerintah menggelar aksi protes terhadap upaya kudeta yang dilakukan militer pada 2016./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA -- Pemerintah Turki memerintahkan penahanan terhadap 223 personel militer yang diduga terlibat dalam kudeta gagal pada 2016.
Reuters, yang melansir berita stasiun televisi lokal Turki TRT Haber, Sabtu (14/9/2019), melaporkan ratusan tentara itu ditangkap di seluruh negeri. Dari lebih 200 orang yang ditahan, sebanyak 100 di antaranya berasal dari Angkatan Darat (AD), 41 tentara Angkatan Udara (AU), dan 32 lainnya dari Angkatan Laut (AL).
Dengan penahanan ini, maka secara keseluruhan sudah ada lebih dari 77.000 orang yang dipenjara menunggu persidangan. Kemudian, sekitar 150.000 Pegawai Negeri Sipil, tentara, dan pegawai instansi lainnya telah dipecat atau diberhentikan sementara dari jabatan mereka.
Meski mendapat kritik dari dunia internasional, utamanya negara sekutu dan kelompok pejuang Hak Asasi Manusia (HAM), atas skala penahanan yang terjadi tapi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tetap melanjutkan kebijakannya. Menurut Pemerintah Turki, langkah ini merupakan respons yang harus dilakukan untuk menghapus ancaman keamanan nasional.
Kritik yang disampaikan menilai bahwa Erdogan menggunakan kudeta gagal tersebut sebagai alasan untuk menundukkan pihak oposisi.
Erdogan menuduh Fethullah Gulen, pemimpin spiritual warga Muslim Turki, sebagai dalang di balik upaya kudeta 3 tahun lalu. Hal ini dibantah oleh Gulen, yang tinggal di pengasingan di Pennsylvania, AS sejak 1999.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Reuters
Ancaman itu bakal direalisasikan jika serikat pilot Inggris menolak menyetujui kesepakatan yang ditawarkan oleh British Airways.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.