MA Tolak PK, Vonis Korupsi Selter Tsunami Lombok Tetap Berlaku
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Produk PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) yakni mobil Esemka jenis Bima versi 1.2. dan 1.3 telah resmi diluncurkan oleh Presiden Jokowi. Kedua mobil Esemka itu bertipe pikap atau angkutan barang, yang diperkirakan memiliki harga on the road Rp110 juta sampai Rp150 juta.
Sejumlah pihak lantas menyarankan agar menteri-menteri Jokowi menggunakan mobil tersebut sebagai kendaraan dinas.
Namun, usulan itu ditepis oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.
"Ya kan baru produksi mobil pikap. Mobil menteri mobil apa? pikap? Menterinya pikap semua, barangnya apa?" ujar Airlangga seraya tersenyum saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).
Kalau ke depan Esemka memproduksi tipe sport utility vehicle (SUV), tidak masalah untuk digunakan sebagai mobil dinas menteri.
"Kan sudah dibuat prototipe SUV," katanya.
Sebelumnya, anggota Ombudsman RI Alvin Lie mengaku sepakat terhadap imbauan Presiden Jokowi untuk mendukung pengembangan industri otomotif nasional.
Ia juga setuju pernyataan Jokowi yang mewajibkan membeli dan menggunakan produk lokal seperti mobil Esemka.
Hal ini dikatakan Alvin Lie dalam akun twitternya @alvinlie21. Pada akun twitternya, ia juga menggunggah situs berita Sekretariat Kabinet yang berjudul "Luncurkan Mobil Esemka, Presiden Jokowi: Kalau Beli Barang Produk Lain Ya Kebangetan".
"Sangat sepakat dengan imbauan Presiden @jokowi," tulis Alvin seperti dikutip Suara.com, Sabtu (7/9/2019).
Bahkan, Alvin menyebut kalau para menteri tidak menggunakan mobil Esemka keterlaluan.
"Kalau sampai mobil dinas kabinet pakai mobil selain mobil Esemka ya kebangetan," ucap Alvin.
"Ayo, pakai mobil Esemka sebagai mobil dinas para menteri kabinet 2019 – 2024," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.