Wanita Australia Ini Tewas Dipatuk Ayam

Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova Selasa, 03 September 2019 12:27 WIB
Wanita Australia Ini Tewas Dipatuk Ayam

Ilustrasi-Peternak mengambil telur di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018)./JIBI-Nurul Hidayat

Harianjogja.com, JAKARTA - Seorang wanita di Australia dilaporkan tewas setelah dipatuk ayam peliharaannya.

Dilansir dari The Sun dan ABC News, Selasa (3/9/2019), wanita itu diserang oleh ayam jagonya ketika mengumpulkan telur di kandang ayam belakang rumahnya.

Patukan ayam tersebut rupanya berakibat fatal karena menusuk varises di kaki kiri wanita lanjut usia itu. Akibatnya, wanita itu mengalami pendarahan dan kolaps.

Otopsi kemudian mengungkapkan ada dua laserasi (luka goresan/cabikan) kecil di kaki kiri bawah wanita itu dan penyebab kematiannya dinyatakan akibat pendarahan varises.

Adapun nama dan usia korban belum diungkapkan oleh pihak berwenang untuk menghindari keluarga korban semakin tertekan.

Insiden yang mengejutkan itu kini memicu peringatan publik tentang bagaimana \'hewan tak berbahaya\' masih bisa membunuh.

Pakar forensik Universitas Adelaide Profesor Roger Byard mengatakan, seorang wanita lain juga meninggal ketika seekor kucing menggaruk kakinya.

Byard, yang telah mempelajari kematian terkait binatang, mengatakan ia berharap dapat membantu dokter melakukan bedah mayat untuk memperingatkan orang-orang tentang bahaya tersembunyi dari varises.

Dia mengatakan, orang dengan varises dapat berdarah dengan sangat cepat.

"Yang paling penting, saya mencoba untuk membuat orang lanjut usia yang memiliki varises dirawat dengan operasi sederhana karena mereka sangat rentan pecah," katanya kepada media lokal, The Advertiser.

"Bukan hanya karena serangan binatang, karena kami telah melakukan penelitian yang menunjukkan orang-orang hanya berada di sekitar rumah mereka dan mati kehabisan darah karena kaki dan pembuluh darah mereka terbentur sesuatu," lanjut Byard.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : bisnis.com/The Sun/ABC News

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online