Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Ilustrasi perkampungan suku Badui di Lebak, Banten. /ANTARA FOTO-Muhammad Bagus Khoirunas
Harianjogja.com, BANTEN-- Kasus pembunuhan gadis suku Baduy di Banten menjadi sorotan. Polda Banten mengerahkan sejumlah anjing pelacak untuk mengendus jejak pelaku pembunuhan wanita Suku Badui Luar bernama Sawi, 13. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga larut malam.
Hal itu lantaran lokasi kejadian di tengah perkebunan yang jaraknya sekitar lima kilometer dari perkampungan terdekat di daerah tinggal Suku Badui Luar.
"Kita sudah melakukan olah TKP dipimpin Kapolres Lebak, memeriksa saksi, tim inafis dan mengerahkan tim K9 [anjing pelacak]," kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardy, melalui pesan singkat, Sabtu (31/08/2019).
Pihaknya mengaku telah mengetahui jejak terduga pelaku melarikan diri. Tim gabungan dari Polres Lebak dan Polda Banten pun sudah dibentuk untuk memburu pelaku pembunuhan itu.
"Saat ini tim besar dan Jatanras Polda Banten dan Polres Lebak sedang memburu dugaan pelaku yah," katanya.
Edy masih enggan berkomentar banyak, terkait dugaan pembunuhan wanita asal Suku Badui Luar, suku asli dari Banten yang diyakini sudah ada sebelum Kesultanan Banten berdiri.
"Pelaku masih dilidik," katanya singkat.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa berdarah terjadi di tengah perkebunan Desa Cisimet, Kabupaten Lebak, Banten. Perkebunan itu berada di luar perkampungan Suku Badui Luar, yang jaraknya sekitar 5 kilometer.
Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Jumat, 30 Agustus 2019, sekitar pukul 16.00 WIB. Sontak peristiwa ini amat memukul dan membuat duka bagi komunitas warga Badui di Banten. Mengingat, peristiwa pembunuhan sebelumnya tak pernah terjadi di perkampungan Badui.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.