Nenek Pikun di Karanganyar Hilang Dua Hari, Ditemukan Tewas di Sungai
Nenek berusia 70 tahun yang dilaporkan hilang dua hari ditemukan meninggal dunia di Sungai Jlantah, Karanganyar.
Tim kesehatan dan polisi menjinjau keluarga korban kasus bayi digigit kera di Dukuh Jengglong, Jatisobo, Polokarto, Sukoharjo, Kamis (22/8/2019). (Solopos-Indah Septiyaning W.)
Harianjogja.com, SUKOHARJO — Seorang bayi perempuan berusia 40 hari bernama Aqila Dzakira, warga Dukuh Jengglong RT 002/RW 005 Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, terluka akibat digigit kera liar.
Kasus itu mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo. Sebab, gigitan kera liar dinilai rawan menyebarkan virus rabies.
Keterangan yang dihimpun JIBI/Solopos, Aqila Dzakira digigit kera saat ditinggal ibunya, Wartini mencuci popok di kamar mandi pada Selasa (20/8/2019) sore. Saat itu Aqila ditidurkan ibunya di kasur bagian depan rumahnya.
Namun selang beberapa menit, sang ibu mendengar bayinya menangis histeris. Wartini yang panik segera menengok bayinya itu, dan mendapati anaknya sudah tidak berada di kasur.
Akibat dari kejadian itu, bayi tersebut mengalami luka dalam yang cukup serius di bagian paha kiri dan luka ringan di bagian punggung. Kejadian ini mengejutkan warga sekitar, mengingat daerah tersebut jauh dari hutan, dan jauh dari habitat kera.
Plt Kepala DKK Sukoharjo dr. Yunia Wahdiayati mengatakan petugas klinis DKK langsung diterjunkan ke lokasi dan melakukan penanganan terhadap bayi yang tergigit kera liar.
“Kami langsung memberikan vaksin antirabies. Karena luka yang disebabkan gigitan kera rawan menularkan virus rabies,” kata Yunia, Kamis (22/8/2019).
Selain pemberian vaksin antirabies, tim kesehatan juga melakukan pemantauan selama sepekan terkait kondisi korban.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan apakah korban mengalami demam dan lainnya akibat gigitan tersebut. Jika demam maka segera dilakukan tindakan medis lanjutan, seperti rawan inap.
Tak hanya itu, tim medis juga memberikan edukasi kepada warga sekitar terkait kasus gigitan kera. Menurutnya, kasus gigitan kera liar ini baru kali pertama terjadi di Kabupaten Sukoharjo.
“Kami berikan edukasi kepada warga, termasuk langkah-langkahnya jika ada kasus serupa,” katanya.
Yunia pun meminta warga tidak panik saat terjadi serangan kera. Jika terdapat luka, bersihkan luka dengan air mengalir lalu dilarikan ke pusat layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Nenek berusia 70 tahun yang dilaporkan hilang dua hari ditemukan meninggal dunia di Sungai Jlantah, Karanganyar.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
KPAI menerima 426 kasus anak sepanjang Januari-April 2026 dengan dominasi kekerasan fisik, psikis, dan kejahatan seksual.
Kali ini, Astra Motor Yogyakarta hadir dalam kompetisi basket, "Basket in the Mall", yang diselenggarakan di atrium Jogja City Mall (JCM) (14-17/5).
WhatsApp iPhone kini mendukung dua akun dalam satu aplikasi lewat update versi 26.17.76 serta menghadirkan fitur Meta AI dan passkey.