Harga BBM 23 Agustus 2026, Pertamax Turun Jadi Rp15.950
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
Petugas BPBD Kabupaten Cilacap menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Desa Tayem Timur, Kecamatan Karangpucung, Cilacap, Jateng. (Antara-BPBD Cilacap)
Harianjogja.com, SEMARANG — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jateng Sudaryanto menepis anggapan adanya krisis air di provinsi ini. Menurutnya, penanganan kekeringan berjalan lancar sehingga tidak sempat ada krisis air bersih di provinsi ini.
Klaim itu mengemuka setelah dipastikan BPBD kabupaten/kota di Jateng bergerak cepat menanggulangi masalah kekeringan. Menurut dia, selama ini penganan kekeringan masih berjalan normal sesuai rencana dan pemetaan yang telah dilakukannya. "Selama ini masih aman-aman saja, belum ada yang mendesak untuk kebutuhan air bersih di Jawa Tengah," tegas Sudaryanto, Senin (12/8/2019).
Dia menambahkan berdasarkan data BPBD Jateng ada 1.319 desa di 27 kabupaten/kota yang terdampak kekeringan . "Jumlah ini berbeda dengan prediksi dari BMKG yang sebelumnya menyebutkan bahwa wilayah yang terdampak nantinya sebanyak 31 kota kabupaten," ujarnya.
Terlepas dari itu, dia meyakini bahwa distribusi air untuk wilayah yang mengalami kekeringan juga masih berjalan baik. "Sejauh ini baru tiga daerah yang sudah meminta bantuan ke kami," katanya.
Tiga daerah tersebut antara lain Wonogiri, Pati dan Temanggung. Sedangkan daerah lain, ditangani dengan baik dengan solusi masing-masing Pemda.
Sudaryanto enggan mengiyakan saat ditanya soal terjadinya krisis air. Sebab menurutnya jumlah yang terdampak justru menurun. Sayangnya, dia tak mampu menyebut data pasti.
"Kalau kekeringan sekarang masyarakat harus pandai mengatur pemakaian pasokan air. Sekarang yang sedang sering dihadapi itu kebakaran lahan. Terakhir yang di Gunung Sumbing ini, tapi sudah padam," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
Apindo dan buruh menyebut sebagian besar substansi RUU Ketenagakerjaan telah selaras dan mendorong aturan yang menciptakan lapangan kerja.
KPK memanggil tujuh saksi kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa Pemkab Muara Enim untuk diperiksa di Polres Ngawi.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyerahkan SK kenaikan pangkat golongan IV kepada 45 ASN pada 24 Agustus 2026.
Pemerintah menyiapkan Rp1,2 triliun untuk cadangan pangan bencana 2026, termasuk bantuan beras 6.800 ton untuk lima kabupaten di NTT.
Polda Lampung menyelidiki titik awal dan penyebab karhutla di Taman Nasional Way Kambas setelah proses pemadaman selesai.