Bantuan Terhenti, Penyandang Disabilitas di Solo Kesulitan Ekonomi
Ratusan penyandang disabilitas di Kota Bengawan terdampak Pandemi Covid-19. Mayoritas dari mereka kehilangan pekerjaan dan hanya mengandalkan bantuan untuk bertahan hidup.
Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo (kiri), menyambut Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo (tengah), dalam Open House Hari Raya Natal 2017 di Loji Gandrung, Solo, Senin (25/12/2017). (Solopos-M. Ferri Setiawan)
Harianjogja.com, SOLO — Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Solo, FX Hadi Rudyatmo, memberi sinyal dukungan terhadap pencalonan Achmad Purnomo sebagai calon Wali Kota Solo. Sebelumnya, Rudy juga meminta agar putra Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka untuk tak terburu-buru masuk kontestasi pilkada.
Isyarat soal Achmad Purnomo itu terungkap saat Rudy, sapaan akrabnya, menyebut kepiawaian Purnomo saat mendampinginya sebagai Wakil Wali Kota Solo. “Beliau [Purnomo] sudah memahami betul tentang pemerintahan, tentang bermasyarakat. Kalau saya menilai, cukup mampu karena sudah lima tahun bersama saya dan saya juga tidak pernah memonopoli pekerjaan. Semua dibagi,” kata dia, kepada wartawan, Rabu (31/7/2019).
Rudy yakin jika terpilih menjadi Wali Kota, Purnomo dapat melanjutkan pembangunan yang telah dimulai selama masa pemerintahannya. “Beliau itu sudah delapan tahun menjadi anggota PDIP, jadi wakil walikota saya tiga tahun, jadi wakil wali kota saya lagi lima tahun. Beliau sudah memahami betul pemerintahan, tentang bermasyarakat,” katanya.
Wali Kota Solo itu menunjukkan ketidakrelaannya apabila Purnomo dicalonkan oleh partai lain. Keinginan mencalonkan Purnomo disampaikan oleh Gerindra. Ketua DPC Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno secara terbuka akan menerima Purnomo jika tidak dicalonkan dari PDIP.
“Siapa yang bilang enggak mencalonkan (Purnomo)? Hla wong mekanismenya belum dilalui, kok. Kecuali kalau mekanismenya sudah, lalu enggak dicalonkan dari PDIP, baru. Lha Pak Pur itu kader PDIP, punya KTA (kartu tanda anggota). Tanya saja beliau, mau enggak kalau nanti seandainya dicalonkan tidak lewat PDIP? Gitu saja,” ujarnya.
Ihwal pendamping Purnomo, Rudy menyebut sejumlah kader yang siap dicalonkan sebagai wakil wali kota. Di antaranya Paulus Haryoto, Teguh Prakosa, Harsono, dan Putut Gunawan. Seluruhnya merupakan bagian dari pengurus DPC dan layak dicalonkan. “Silakan saja, berlomba-lomba menjadi wali kota itu hak siapa saja. Keputusan akhirnya nanti ada pada Dewan Pimpinan Pusat [PDIP]."
Ditanya soal pencalonannya, Purnomo enggan berbicara banyak. “Karena kami itu kader. Kader itu tegak lurus dari pimpinan partai. Kalau diperintahkan ya bismillah. Dengan siapapun harus bisa menjalin komunikasi,” kata Purnomo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Ratusan penyandang disabilitas di Kota Bengawan terdampak Pandemi Covid-19. Mayoritas dari mereka kehilangan pekerjaan dan hanya mengandalkan bantuan untuk bertahan hidup.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp72.500 per kg, sedangkan telur ayam ras dijual Rp30.300 per kg.