New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Rocky Gerung./Suara
Harianjogja.com, JAKARTA - Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dinilai dibuat rumit sejak awal.
Peneliti Perhimpunan Pendidikan Demokrasi, Rocky Gerung mengatakan bahwa penuntasan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan dibuat rumit sejak awal. Sebab, tim pencari fakta asal Polri yang menangani kasus Novel Baswedan hanya merekomendasikan pembentukan tim teknis.
"Keliatan dari awal dibikin rumit prosedurnya. Jadi itu soalnya rakyat dibuat jengkel. Jadi tim buat tim, nanti timnya buat tim lagi. Kan itu kedunguan dalam upaya untuk membongkar konspirasi," kata Rocky saat menghadiri diskusi di Gedung Penunjang KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (23/7/2019).
Rocky menjelaskan, dibentuknya tim pencari fakta asal Polri menandakan adanya unsur-unsur selain kriminal di dalam kasus Novel Baswedan. Sebab, jika kasus Novel hanya dilihat sebuah kasus yang sederhana, maka seharusnya polisi dapat menuntaskannya.
"Kalau biasanya kan polisi yang tangani kan. Jadi tim pencari fakta dibentuk karena variabel standart tidak mungkin dipakai untuk membongkar kasus. Makanya dibikin tim pencari fakta, mesti ada unsur lain selain polisi," ujarnya.
Sekadar informasi, hasil dari kinerja tim pencari fakta kasus Novel Baswedan asal Polri membuahkan rekomendasi untuk membentuk tim tekhnis. Tim tekhnis diminta dibentuk untuk menindaklanjuti hasil temuan tim pencari fakta.
Rekomendasi dari tim fakta itulah yang dianggap Rocky merumitkan proses pengungkapan kasus Novel Baswedan. Sebab, buah hasil dari tim fakta hanya menghasilkan pembentukan tim lagi dari pihak kepolisian.
"Kan dari awal sudah dibilang ini bukan peristiwa kriminal makanya dibuat tim pencari fakta, kok malah dibalikin lagi ke polisi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.
Kapan waktu terbaik membeli tiket pesawat? Simak jarak ideal pemesanan domestik dan internasional serta hari yang bisa dicoba.