Truk dan Bus Sinar Jaya Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi, Sopir Tewas
Kecelakaan truk tronton dan bus Sinar Jaya terjadi di Tol Solo-Ngawi KM 498+800 Boyolali, Senin sore. Sopir truk dilaporkan meninggal dunia.
Kepala Staf Presiden Moeldoko./Suara-Ria Rizki
Harianjogja.com, JAKARTA- Keberadaan kalangan nasionalis dinilai penting untuk menyelamatkan negara.
Kepala Staf Kepresiden Moeldoko menilai negara bisa ambruk apabila tiadanya peran serta keterlibatan dari kaum nasionalis. Selain nasionalis, peran dari TNI dan kalangan agamawan juga turut menyumbangkan unsur kekuatan dari Indonesia.
Moeldoko menjelaskan bahwa salah satu unsur kekuatan yakni TNI memiliki peran dan fungsi untuk memperkuat negara melalui pengelolaan kekuatan bersenjata dari laskar-laskar secara profesional.
“Kehadiran tentara melalui proses yang panjang. Tanggal 22 Agustus 1945, lahirlah Badan Keamanan Rakyat. Barulah pada tanggal 5 Oktober 1945 berubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat. Pada saat itu sudah menyebut istilah tentara,” kata Moeldoko dalam diskusi bertajuk “Siapa Melahirkan Republik Harus Berani Mengawalnya” di Sekretariat PA GMNI, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Senin (22/7/2019).
Moeldoko juga menerangkan bahwa selain tentara, ada juga unsur lainnya yang turut menopang pendirian republik yakni kalangan nasionalis dan kalangan agamawan, terutama kelompok Islam. Tentara, nasionalis, dan kalangan agamawan menjadi tiga serangkai yang mampu mendobrak lahirnya bangsa dan negara Indonesia.
Menurutnya, apabila tidak ada unsur nasionalis, negara Indonesia bisa ambruk.
"Ini negara kalau enggak ada kaum nasionalis, bisa ambruk. Akan belok ke kanan dan ke kiri. Posisi nasionalis inilah yang membuat bangsa ini tetap bertahan di tengah-tengah," ujarnya.
Moeldoko menyatakan bahwa banyak negara gagal di tengah jalan saat hendak bergerak dari sistem totaliter ke demokratis. Hal itu banyak terjadi lantaran mengabaikan stabilitas.
Indonesia disebut mantan Panglima TNI periode 2013-2015 itu salah satu contoh yang baik.
“Ketika saya menjadi Panglima TNI, saya menyadari betul, bagaimana harus menjaga antara stabilitas dan tuntutan demokrasi,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kecelakaan truk tronton dan bus Sinar Jaya terjadi di Tol Solo-Ngawi KM 498+800 Boyolali, Senin sore. Sopir truk dilaporkan meninggal dunia.
Bali United mengalahkan Persik Kediri 3-0 pada pekan kesembilan Super League 2026/2027. Kemenangan mengantar Serdadu Tridatu ke posisi ketiga.
MJO mulai melemah, tetapi kekeringan di Kulonprogo masih melanda 8 kapanewon. BPBD telah menyalurkan 898 tangki air bersih.
Target cadangan minyak 60 hari dinilai perlu dicapai bertahap. Pengadaan stok tambahan 40 hari diperkirakan membutuhkan Rp70 triliun.
Pelni memberikan diskon 30% tiket kapal kelas ekonomi untuk keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Sebanyak 35 persen kecelakaan di DIY pada 2025 terjadi malam hari. Dishub DIY mengoptimalkan aplikasi Sigap Aset.