Meutya Kecam Israel Tahan Jurnalis RI di Misi Gaza
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Truk tanki Pertamina terbakar di Tol Dalam Kota arah Cawang. /Ist-Twitter TMC Polda Metro Jaya
Harianjogja.com, JAKARTA-- Kecelakaan maut terjadi di Jakarta dan menyebabkan tiga orang tewas. Insiden ini berupa terbakarnya truk tangki milik Pertamina, di Jalan Tol Dalam Kota, Jakarta, Minggu (21/7/2019) dini hari.
"Tiga orang tewas, dua dari truk Pertamina, satu lagi kendaraan pribadi," kata Kepala seksi pengendalian kebakaran dan penyelamatan (Kasi Dalkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaiman, Minggu (21/7/2019).
Belum diketahui penyebab pasti terbakarnya truk tangki milik pertamina itu. Namun Gatot mengatakan ada kemungkinan terjadi kecelakaan yang menyebabkan truk terbakar.
"Saat ini sedang proses evakuasi korban tewas,nanti diidentifikasi," kata Gatot seperti dilansir Antara.
Laporan terbakarnya truk milik Pertamina diterima Suku Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta Minggu dini hari pukul 01.45 WIB. Petugas mengerahkan 12 unit mobil pemadam, 10 dari Sudin Damkar Jakarta Timur dan dua unit dari Jakarta Utara.
Proses pemadaman berlangsung sekitar selama satu jam.
Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari Pertamina mengenai peristiwa tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.