Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Setya Novanto. /Antara Foto
Harianjogja.com, JAKARTA- Terpidana korupsi Setya Novanto disebut telah bertobat untuk tidak berulah lagi selama menjadi terpidana.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyampaikan alasan terpidana Setya Novanto dikembalikan lagi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung karena berkelakuan baik.
Selama menjalani sanksi penahanan di Lapas Gunung Sindur, Bogor, eks Ketua DPR itu mengaku ingin bertobat.
"Dia (Setno) sudah menjalani satu bulan dan ada review dari Karutan Sindur dan juga jajaran Kanwil Jawa Barat, dievaluasi terus. Dan dia berjanji sudah betul-betul bertobat ya," kata Yasonna, Rabu (17/7/2019).
Yasonna menambahkan, alasan lain Novanto dikembalikan ke Sukamiskin karena telah membuat perjanjian di atas kertas untuk tak lagi mengulangi perbuatannya. Setnov, kata Yasonna juga bersedia dipindahkan ke lapas manapun jika melanggar perjanjian tersebut.
"Beliau bersama istri sudah membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi kembali, dan kalau mengulangi kembali bersedia di tempatkan di manapun," papar Yasonna.
Menurutnya, dari surat pernyataan tersebut, Setnov tak masalah dijebloskan ke manapun termasuk dipindahkan ke Lapas Nusakambangan.
"Pokoknya dikatakan siap di tempatkan di manapun," tandasnya.
Diketahui, Setnov dipindahkan dari Sukamiskin ke Lapas Gunungsindur setelah terpergok pelesiran di Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Jumat 14 Juni 2019. Dalam foto pelesiran yang beredar, Setnov mengenakan topi dan masker tengah bersama seorang wanita yang diduga istrinya, berada di toko bangunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.