Kuota LPG 3 Kg Turun Jadi 8 Juta Ton, Ini Energi Penggantinya
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
Ilustrasi. /Bisnis-Triawanda Tirta Aditya
Harianjogja.com, JAKRTA- Toilet untuk pengemudi ojek online di sebuah mal yang dibedakan dengan pengunjung lain viral di media sosial.
Pembedaan fasilitas toilet antara pengunjung mal dan sopir ojek online di Mal Puri Indah menjadi perbincangan besar di kalangan dan grup media sosial pengemudi ojek online. Sopir ojek online merasa mereka dibedakan antara manusia dan binatang.
Mereka kecewa lantaran kebijakan tersebut dinilai telah mendiskriminasi dan merendahkan profesinya. Yohanes (26) salah satu pengemudi ojek online yang biasa mangkal di sekitar Puri Indah Mall, Kembangan, Jakarta Barat mengungkapkan bahwa kasus pembedaan fasilitas toilet antara pengunjung dan ojek online telah ramai diperbincangkan di grup WhatsApp maupun Facebook para pengemudi ojek online.
Yohanes mengaku kecewa dan kesal atas kebijakan tersebut.
"Di grup Ojol itu sekali ada kasus itu langsung dinaikin ke grup masing-masing di setiap basecamp-nya. Itu bisa sampai menyebar ke Jabodetabek. Saya lihat di grup Facebook juga udah mulai rame," kata Yohanes saat ditemui di sekitar Puri Indah Mall, Kembang, Jakarta Barat, Rabu (17/7/2019).
Pria yang mengaku telah menjadi pengemudi ojek online sejak 2016 silam itu pun merasa sangat kecewa atas adanya pembedaan fasilitas toilet antara pengunjung dan ojek online di Puri Indah Mall.
Seharusnya, kata Yohanes, pihak pengelola Puri Indah Mall bisa memahami bahwa ojek online juga merupakan customer yang tidak sepantasnya dibeda-bedakan.
Apalagi, kata dia, dengan adanya ojek online turut membantu penjualan para pemilik restoran yang ada di dalam Puri Indah Mall.
"Nggak mikir sampai segitunya mungkin, karena mungkin dilihatnya ah ojek online disingkirkan toiletnya," kata Yohanes.
"Jadi manajemen itu harus tahu kalau ojek online ke dalam itu beli, kita kan customer juga, wajib dong dilayani," sambungnya.
Senada dengan itu, Rizal (34) mengaku dari pengalamannya menjadi pengemudi ojek online sejak 2015, ketika dirinya masuk - keluar mall baru kali ini ada kebijakan pembedaan fasilitas toilet bagi pengunjung dan ojek online.
Padahal, sebagai sesama manusia, kata Rizal, tidak etis adanya perbedaan fasilitas toilet tersebut. Rizal bahkan menilai seakan-akan pihaknya seperti dianggap hewan oleh pengelola Puri Indah Mall.
"Jangan kaya gitu lah dibedain kita kan manusia juga sama lah, enggak usah dibeda-bedain, kayak kami binatang saja kasarnya begitu, kami juga kan sesama manusia juga," kata Rizal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.
Prabowo rayakan kemenangan Indonesia atas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 4-2 lewat adu penalti di SUGBK.
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti usai bermain 2-2 selama 120 menit.