Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Perwakilan mitra PT Krishna Alam Sejahtera Klaten melapor ke Mapolsek Ceper, Jumat (12/7/2019) pagi, setelah merasa tertipu atas investasi di PT Krishna Alam Sejahtera. (Solopos-Ponco Suseno)
Harianjogja.com, KLATEN — Kantor PT Krishna Alam Sejahtera di RT 001/RW 004, Desa Kajen, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah digeruduk sekitar 1.800 orang yang merupakan mitranya, Jumat (12/7/2019) pagi.
Pasalnya, perusahaan pimpinan pria bernama Alfarisi itu diduga telah melakukan penipuan terhadap para mitranya yang telah berinvestasi. Para mitra PT Krishna Alam Sejahtera mengklaim telah mengalami kerugian secara keseluruhan diperkirakan hingga Rp1 triliun.
Pendataan yang dilakukan para mitra hingga pukul 11.00 WIB, kerugian yang dilaporkan mencapai Rp14,5 miliar.
Salah satu mitra, Wahuydi, 50, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten mengaku telah mengalami kerugian Rp650 juta dan merasa tertipu oleh PT Krishna Alam Sejahtera.
Wahyudi menjelaskan PT Krishna Alam Sejahtera yang merupakan distributor obat herbal sempat menyatakan akan mulai melakukan eskpor produk, namun hingga kini belum ada kejelasan. "Katanya jamunya disetor ke Jakarta, katanya juga mau ekspor," ungkapnya kepada JIBI/Solopos.
Rata-rata, mitra PT Krishna Alam Sejahtera mengalami kerugian Rp8 juta per orang. Hasil itu didapatkan pada pendataan yang dilakukan di dekat Kantor PT Krishna Alam Sejahtera, Jumat (12/7/2019) pagi. Setelah didata, sejumlah mitra langsung melaporkannya ke Mapolsek Ceper.
Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan penipuan PT Krishna Alam Sejahtera itu sudah ditindaklanjuti aparat Polres Klaten. Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Dicky Hermansyah, mengatakan aparat telah menumpulkan bukti dan keterangan saksi atas kasus dugaan penipuan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Sebanyak 656 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Candi Borobudur.
Prabowo meminta simulasi baru kenaikan harga minyak untuk menjaga APBN dan harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir 2026.
Sebanyak delapan SPPG di Gunungkidul belum beroperasi sehingga ribuan siswa masih menunggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.
BRI Peduli menggelar kegiatan edukatif Hari Anak Nasional 2026 di enam sekolah penerima Program Ini Sekolahku.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.