Kebakaran TPA Jatibarang Semarang Meluas 10 Hektare
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang berdampak pada 10 hektare lahan. Sebanyak 11 truk pemadam dan alat berat dikerahkan.
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan KH Ma\'ruf Amin (kanan) didampingi sejumlah pimpinan Parpol pendukung melambaikan tangan usai memberikan keterangan terkait Pilpres 2019 di Jakarta, Rabu (17/4/2019). /ANTARA FOTO-Akbar Nugroho Gumay
Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Respiratori Saddam Al Jihad mengatakan, Presiden terpilih Joko Widodo agar memperhitungkan keterwakilan aktivis pemuda kelompok Cipayung pada pengisian menteri kabinet periode 2019-2024.
"Pemerintahan yang kuat perlu adanya kolaborasi antar-generasi di pemerintahan, yang dikuatkan dengan kehadiran aktivis pemuda dari kelompok Cipayung," kata R Saddam Al Jihad, melalui pernyataan tertulisnya di Jakarta, Minggu (7/7/2019).
Saddam, panggilan R Saddam Al Jihad menegaskan, ada empat aktivis pemuda kelompok Cipayung yang merupakan mantan ketua umum ormas kemahasiswaan, yang patut diperhitungkan pada pengisian kursi menteri kabinet.
Pertama, drg Arief Rosyid Hasan, mantan Ketua Umum PB HMI dan Pelaksana tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia (DMI). Arief Rosyid Hasan juga menjalani profesinya sebagai dokter gigi. "Beliau potensial mengisi kabinet sesuai bidangnya, yaitu kesehatan dan keagamaan," katanya.
Kedua, Aminudin Ma’ruf, mantan ketua umum PB PMII dan Sekjen Samawi (Solidaritas Ulama Muda Jokowi) yang memiliki visi nasionalis religius, juga potensial untuk masuk di kabinet pemerintahan 2019-2024.
Ketiga, Sahat Martin P Sinurat, mantan ketua umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI), juga inisiator rumah milenial. Sahat adalah alumni ITB dan potensial masuk kabinet pemerintahan 2019-2024.
Keempat, Twedy Noviady Ginting, mantan Ketua Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Twedy dikenal sebagai sosok yang mengawal Pancasila, dan potensial untuk masuk kabinet pemerintahan 2019-2024.
Kandidat doktor ilmu pemerintahan ini menjelaskan, dalam pengisian kursi menteri kabinet hendaknya tidak ada dikotomi bahwa pemuda hanya cocok untuk mengisi kursi menteri pemuda dan olahraga. "Hendaknya tidak ada dikotomi untuk generasi muda hanya pada jabatan menpora, tapi pemuda juga potensial untuk jabatan lainnya," katanya.
Saddam juga menaruh harapan besar Presiden terpilih Joko Widodo akan mengisi menteri kabinet pemerintahan mendatang secara proporsional dan mengutamakan kompetensi figur tanpa mendikotomikan faktor usia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang berdampak pada 10 hektare lahan. Sebanyak 11 truk pemadam dan alat berat dikerahkan.
Influenza A belum ditemukan di Bantul hingga 1 Oktober. Dinkes mengingatkan warga memperkuat PHBS dan menjaga daya tahan tubuh.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.