Kebakaran TPA Jatibarang Semarang, 22 Warga Batuk dan Sesak Napas
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Imam Nahrawi. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA- Kasus dugaan korupsi suap dana hibah Kemenpora ikut menyeret nama dua anak kandung Menpora Imam Nahrawi.
Miftahul Ulum, Asisten Pribadi Menteri Pemuda dan Olag Raga, Imam Nahrawi mengaku pernah meminta uang kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) KONI Ending Fuad Hamidy yang kini sudah berstatus terpidana. Menurutnya, uang untuk meminum kopi yang diminta kepada Ending itu sebesar Rp2 juta.
"Saya pak, saya yang minta uang kopi, seingat saya Rp2 juta pak jaksa. Diberikan pak Hamidi di Plaza Senayan," kata Ulum saat dihadirkan sebagai saksi terkait suap dana hibah Kemenpora yang digelar di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019).
Di hadapan Majelis Hakim, Ulum mengaku uang untuk ngopi itu diterima setelah bertemu Ending di Plaza Senayan.
Ketika ditanya terkait pertemuan tersebut oleh Jaksa KPK, Ulum menjawab hanya pertemuan biasa tanpa disengaja.
"Iya tiba-tiba bertemu. Karena saya sama teman-teman," ujar Ulum.
Kemudian Jaksa pun mempertegas teman-teman yang dimaksud Ulum ketika bertemu dengan Hamidi di Plaza Senayan. Ulum awalnya menjawab orang yang ikut dalam pertemuan itu adalah adik - adiknya.
"Ada adik saya Ifak. Yah ade-adean saya pak," jawab Ulum.
Merasa tak puas, Jaksa KPK kembali menekankan pertanyaan dengan siapa saja Ulum melakukan pertemuan tersebut. Menjawab pertanyaan itu, Ulum akhirnya mengaku orang-orang yang ikut mendampingi dalam pertemuan itu adalah dua anak kandung Imam Nahrawi.
Jaksa pun kembali mencecar Ulum, meminta menjelaskan dengan siapa Ulum bertemu Hamidi tersebut. Ulum akhirnya menyebut bersama dua anak Imam Nahrawi dirinya bertemu Hamidi.
"Iya, sama anaknya pak Menteri (Imam Nahrawi), Ifak sama Diki," jawab Ulum.
Kemudian, Jaksa Pun langsung kepada Menpora Imam Nahrawi yang ikut dihadirkan dalam sidang tersebut apakah benar Ifak dan Diki adalah anak kandungnya. Terkait pertanyaan itu, Imam pun membenarkan.
"Betul (anak saya). Tapi saya enggak tahu (mereka ngopi)," jawab Imam.
Ulum pun mengaku uang Rp2 juta yang diberikan langsung dibagikan kepada anak Imam Nahrawi.
"Saya terima (uang) dan bagi bagikan kepada anak-anak. Ifak dan Diki," kata Ulum.
Kembali ditanya Jaksa, apakah Ulum memberitahukan kepada Menteri Imam terkait mengajak anaknya ke luar rumah dan menerima uang.
"Tidak pak. Saya anggap itu pribadi saya," tutup Ulum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu, 11 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 11 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 11 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 11 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Arsenal bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Leeds United 2-1. Gol Riccardo Calafiori dan Bruno Guimarães memastikan tiga poin bagi The Gunners.