5 Fakta Tanjung Verde, Debutan Piala Dunia 2026 Penantang Argentina
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
Ilustrasi penjara/Bisnis-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, SOLO—Kapasitas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I A Kota Solo dua kali lipat melebihi kapasitas ideal untuk menampung warga binaan pemasyarakatan. Setelah memindahkan 10 warga binaan ke Rutan Sragen, petugas Rutan Solo segera memindahkan lagi beberapa warga binaan ke Rutan Wonogiri.
Hal itu disampaikan Kepala Pengamanan Rutan Solo, Andi Rahmanto, kepada JIBI/Solopos, Senin (1/7/2019). Menurutnya, saat ini jumlah warga binaan pemasyarakatan mencapai 651 orang. Jumlah itu dua kali lipat dari jumlah ideal yakni 298 warga binaan.
“Minggu [30/6/2019] 10 orang kami pindahkan ke Rutan Sragen mayoritas masa tahannya selama 12 tahun. Seluruhnya warga binaan pemasyarakatan pria, enam di antaranya kasus penyalahgunaan narkotika sementara sisanya kasus pidana umum. Istilahnya biar tidak berhimpitan dalam blok terus antar warga binaan pemasyarakatan,” ujarnya mewakili Kepala Rutan, M. Ulin Nuha.
Kelebihan kapasitas itu dikarenakan Rutan Solo menampung warga binaan pemasyarakatan dari luar Kota Solo seperti Karanganyar dan Sukoharjo. Ia mengatakan keadaan tersebut membuat petugas harus menyesuaikan diri untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Untuk mengantisipasi gesekan, ia menerapkan pola keamanan khusus dan patroli petugas secara bergiliran. Menurutnya, sebelum pemindahan para warga binaan pemasyarakatan, petugas mendata, cek kesehatan dan mengecek barang bawaannya. Setelah dirasa aman, warga binaan pemasyarakatan yang telah terpilih baru dipindahkan.
Saat pemindahan pengawalan dari petugas Rutan Solo, Sragen, dan jajaran kepolisian. Ia mengaku kelebihan kapasitas itu jelas tidak layak. Terlebih, bangunan tua dengan jumlah warga binaan pemasyarakatan mencapai dua kali lipat. Menurutnya, kelebihan muatan juga terjadi di beberapa rutan di Provinsi Jawa Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
Stok beras Bulog mencapai rekor 5,18 juta ton per 2 Juli 2026. Serapan beras sudah 81,65 persen dari target pengadaan nasional.
SPMB 2026 di Kulonprogo menyisakan banyak sekolah kekurangan siswa. Regrouping SD dinilai mendesak, namun masih menghadapi penolakan masyarakat.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan hak banding Nadiem Anwar Makarim tetap berlaku meski hakim tidak menanyakan sikap atas putusan sidang.
Pemkot Jogja menyiapkan penerapan Malioboro full pedestrian secara bertahap melalui uji coba, evaluasi akses warga, dan pemasangan portal.
KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah dalam OTT Bupati Langkat terkait dugaan suap proyek di Dinas Pendidikan dan Perkim.