7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Kuasa hukum Capres - Cawapres nomor urut 02 selaku pemohon Bambang Widjojanto (kanan) dan Denny Indrayana (kir) mengikuti sidang perdana sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA- Bawa-bawa nama Tuhan dalam perkara sengketa pilpres, tim hukum kubu Prabowo disindir artis Tompi.
Teuku Adifitrian alias Tompi, penyanyi jazz kenamaan Indonesia, menyindir Ketua Tim Hukum Capres Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, yakni Bambang Widjojanto.
Sindiran Tompi itu terkait pernyataan Bambang Widjojanto yang mengakui optimistis Mahkamah Konstitusi bakal mengabulkan permohonan sengketa hasil Pilpres 2019.
Soal minimnya bukti yang bisa diajukan ke MK, Bambang mengatakan "Biarkan Allah yang melengkapi seluruh bukti itu. Ini simple aja gitu lho."
Tompi, melalui akun Twitter miliknya, Selasa (25/6/2019) pagi, menyindir pernyataan mantan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut.
"Anak-anak SMA yang nanti mau ujian negara, tak usah isi lengkap-lengkap... biar Tuhan yang ngelengkapin #ajaranbambang," tulisnya, dan langsung viral karena disebar ulang oleh ratusan warganet.
Sebelumnya diberitakan, Senin (24/6), Bambang Widjojanto menegaskan sistem perhitungan alias situng KPU dan penghitungan manual berjenjang adalah dua hal yang saling terkait.
Karena itulah, BW menilai hasil penghitungan suara pada situng seharusnya sama dengan penghitungan manual berjenjang yang jadi acuan KPU mengumumkan hasil Pilpres 2019.
“Situng itu memunyai legal standing dan dilindungi. Jadi seharusnya, hasil pada situng itu sama dengan hasil rekapitulasi suara berjenjang. Kalaupun ada disclaimer dalam situng, ya tak bisa dijadikan sebagai justifikasi,” kata BW.
Karena itu pula, BW optimistis Prabowo – Sandiaga bakal memenangkan pertarungan dalam persidangan di MK.
Sebab, BW mengklaim, KPU tak pernah menepis alat bukti yang diajukan Prabowo – Sandiaga.
“Kami optimististis, soal hasil akhirnya? Itu bukan urusan saya, biarlah Allah yang menentukan. Kami hadir dengan bukti yang kami punya, biarkanlah Allah yang melengkapi seluruh bukti tersebut,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.