Roy Suryo Gugat Penangkapan, Soroti Dugaan Pelanggaran Privasi
Praperadilan Roy Suryo menyoroti dugaan pelanggaran privasi saat penggeledahan dan penangkapan oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Eggi Sudjana saat digiring dari Rutan ke ruang penyidik Ditreskrimum Polda Metro. /Suara.com-Arga
Harianjogja.com, JAKARTA-- Setelah penangguhan penahanannya dikabulkan, tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana, mengucapkan syukur menikmati udara bebas usai penyidik Polda Metro Jaya, Senin (24/6/2019) malam ini.
Eggi yang keluar dari ruang penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada pukul 21:50 WIB dengan mengenakan baju koko hitam dan sarung berwarna pink, ditemani oleh tim kuasa hukumnya.
"Bismillahirrohmanirrahim. Alhamdulillah segala puji syukur kehadirat Allah SWT yang atas izinnya atas takdirnya, saya bisa keluar dari penjara ini," kata Eggi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin malam.
Atas penangguhan penahanannya, Eggi juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yakni Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, Dirkrimum Polda Metro Jaya dan juga kepada Prabowo Subianto yang menginstruksikan Sufmi Dasco Ahmad, Hendarsam Marantoko dan juga para pengacara lainnya.
"Alamsyah Hanifiah, Alkatiri, Pitra Nasution, Damai Lubis, ibu Elly dan beberapa lawyer lainnya. Untuk itu hanya kepada Allah minta dibalas kebaikan semuanya karena saya dalam posisi yang dibantu oleh mereka semua. Terima kasih dari saya sekian," ucapnya.
Akan tetapi Eggi tidak ingin ada pertanyaan lebih lanjut dari para wartawan.
"Kalau masalah hukum ada lawyer," ujarnya.
Sementara itu, kuasa hukum Eggi Sudjana, Hendarsam Marantoko menjelaskan usai penangguhan penahanannya dikabulkan penyidik, pihak mereka menegaskan akan patuh dengan arahan selanjutnya dari penyidik.
"Saat ini bang Eggi sudah bisa pulang ke rumah dan tinggal mengikuti prosedur yang ada berupa wajib lapor yang dilakukan hari Senin dan Kamis. Untuk mekanisme ke depan gimana, kami patuh dengan apa yang dikatakan penyidik," ucap Eggi.
Polda Metro Jaya mengharuskan Eggi Sudjana wajib lapor hari Senin dan Kamis setiap pekan dengan batas waktu yang belum diketahui.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pertimbangan penangguhan penahanan ini, adalah sikap Eggi saat pemeriksaan yang dianggap kooperatif.
"Pertimbangan penyidik, Eggi kooperatif. Setiap dilakukan pemeriksaan dan diajukan pertanyaan, yang bersangkutan kooperatif. Yang kedua pak Eggi Sudjana tidak akan menghilangkan barang bukti dan tidak akan melarikan diri. Semua sudah dievaluasi oleh penyidik," ucap Argo
Eggi ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar terkait pernyataan soal "people power" yang dikatakannya di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada 17 April 2019 lalu di depan pendukung Prabowo-Sandiaga. Kemudian Eggi ditahan sejak Selasa 14 Mei 2019.
Eggi disangkakan dengan Pasal 107 KUHP dan/atau Pasal 110 KUHP junctoPasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan/atau Pasal 15.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Praperadilan Roy Suryo menyoroti dugaan pelanggaran privasi saat penggeledahan dan penangkapan oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Ekonom UMY menilai antrean Pertalite usai kenaikan harga Pertamax menunjukkan setiap masyarakat memiliki nilai ekonomi waktu yang berbeda.
WhatsApp menghadirkan fitur username yang memungkinkan pengguna mengobrol tanpa membagikan nomor telepon. Reservasi dibuka mulai pekan ini.
Kelurahan Keparakan menggelar penyuluhan HIV untuk mendorong deteksi dini, pencegahan, pengobatan ARV, serta menghapus stigma terhadap ODHIV.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa 30 Juni 2026. Tarif hanya Rp12.000 dengan rute langsung dari Malioboro ke Pantai Parangtritis.
Polresta Sleman masih menyelidiki rumah api Seyegan dengan mengumpulkan alat bukti dan mendalami fakta lapangan untuk mengungkap penyebabnya.